Kasus Fee 30 Persen

Sidang Eks Camat Rappocini Hamri Haiya Ditunda

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menunda sidang lanjutan Hamri Haiya atas kasus dugaan korupsi fee 30 persen.

hasan/tribun-timur.com
Petugas Pengadilan Negeri Makassar melakukan pemeriksaan suhu tubuh pengunjung, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menunda sidang lanjutan eks Camat Rappocini, Hamri Haiya atas kasus dugaan korupsi fee 30 persen.

Sidang yang sedianya digelar Rabu (18/3/2020) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, ditunda hingga 2 April 2020 mendatang.

Sidang penundaan dipimpin langsung oleh Daniel Pratu selaku ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar dan didampingi dua hakim anggota.

"Benar sidangnya ditunda tadi. Sidang akan dilanjutkan sampai 2 April mendatang," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imawati.

Penundaan sidang tersebut karena pertimbangan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 atau disebut virus corona.

Senada disampaikan Juru Bicara Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono. Ia membenarkan ada beberapa perkara di Pengadilan Negeri Makassar ditunda.

"Tidak ada yang diliburkan, Kantor tetap berjalan normal, hanya penundaan sidang saja untuk melakukan protokol cegah virus Covid-19," katanya.

Penundaaan itu dilakukan sesuai arahan pimpinan dan seminim mungkin untuk menghindari banyak orang. Penundaan biasanya tujuh hari menjadi 14 hari.

"Intinya Pengadilan Makassar tetap aktif, tapi karena untuk menghindari wabah virus Covid-19 yang merupakan bencana nasional bukan alam, maka kita mengikuti protokol atau SOP dari Pemerintah untuk upaya pencegahan khususnya di lingkungan PN Makassar," jelasnya.

Upaya pencegahan dilakukan selain penundaan sidang yakni dengan pemeriksaan suhu badan setiap pengunjung.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved