Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Virus Corona di Indonesia Merebak, J-Rocks Jadikan Wudhu Tradisi Sebelum Manggung

Virus Corona di Indonesia Merebak, J-Rocks Jadikan wudhu Tradisi Sebelum Manggung

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Waode Nurmin
Sumber foto: Nur Fajriani R
Saat Personel Band J-Rocks berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Kota Makassar, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM , MAKASSAR - Sejak Pemerintah Indonesia menetapkan WNI positif virus corona pada Senin (2/3/2020), menyebabkan masyarakat menjadi was-was karena penyebaran virus yang dikenal sangat cepat.

Namun, pemerintah terus memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kebersihan diri.

Seperti para personel Band J-Rocks yang terus berupaya terhidar dari virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

Mereka berbagi cerita tentang menjaga kesehatan agar terhindari dari corona saat berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Kota Makassar, Minggu (15/3/2020).

Perintah Jokowi, ASN/PNS dan Sekolah Diliburkan : Kerja dan Belajar dari Rumah Tapi Jangan Kendur

Tanda Corona di Indonesia Akan Berakhir Berkat Sosok Wanita Diungkap Wirang Birawa,Dalam Waktu Dekat

Gratis! Datang dan Saksikan Penampilan Band J-Rocks di Ultah The Macz Man Malam ini di Karebosi

Personel yang berkunjung yakni vokalis Iman Taufik Rachman, Gitaris Sony Ismail Robayani, Bass Swara Wimayoga dan Drum Anton Rudi Kelces.

Iman mengatakan aktivitas yang paling utama yakni mencuci tangan.

“Cuci tangan paling utama, baik dalam keadaan sebelum makan, sebelum dan sesudah manggung dan aktivitas lainnya,” katanya.

Baginya, air wudhu juga menjadi pembersih terbaik.

“Wudhu ini juga sebagai salah satu bentuk menjaga kebersihan untuk mencegah penularan penyakit,” katanya.

Tak hanya itu, Sony Ismail mengatakan sebelum masuk ke rumah dan berinteraksi dengan keluarga ia mengharuskan diri untuk mandi terlebih dahulu.

“Ini kadang disepelekan. Langsung berinteraksi dengan keluarga, sebenarnya itu tidak tepat. Baiknya mandi terlebih dahulu sepulang dari aktivitas,” jelasnya.

Menggunakan masker dan hand sanitizer juga tak dilupakan para personel.

Swara Wimayoga mengaku merebaknya virus corona mengakibatkan pembatalan manggung disejumlah kota di Indonesia.

“Pembatalan tidak bisa dihindari. Tapi itu dari pihak sponsor yang membatalkan. Misalnya saja di tiga kota di Sulawesi,” katanya.

Kendati demikian, mereka berharap virus corona dapat segera teratasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved