Padahal Sudah Jadi Tersangka, Kok Bisa 5 Pelaku Pelecehan Siswi SMK Tak Ditahan Polisi?

Viral video pelecehan Siswi SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Ironisnya, para pelaku adalah teman sekolah korban.

TRIBUN MANADO
Padahal Sudah Jadi Tersangka, Kok Bisa 5 Pelaku Pelecehan Siswi SMK Tak Ditahan Polisi? 

TRIBUN-TIMUR.COM-Viral video pelecehan Siswi SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Ironisnya, para pelaku tak lain adalah teman sekolah korban. Bahkan, mereka satu jurusan di sekolah.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kelimanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kelima tersangka berinisial PL, NP, RM, NR, dan PN. Dari lima tersangka, tiga orang laki-laki, dan dua perempuan.

Meski telah berstatus sebagai tersangka, para pelaku tidak ditahan polisi

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abbast mengatakan, alasan pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap lima tersangka karena statusnya masih sekolah.

VIDEO: Pengakuan Siswa Pelaku Video Viral Pelecehan di Bolmong Sulut, Sebut Hanya Bercanda

Pengakuan Siswa SMK Pelaku Pelecehan Beramai-ramai dan Videonya Viral, Lokasi, Nasib Mereka Kini

"Karena statusnya masih usia sekolah. Kemudian, ada jaminan dari orangtua pihak keluarga daripada para pelaku. Terhadap kelima pelaku ini diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari," jelas Jules saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (10/3/2020) malam.

Lima siswa pelaku bullying dan seorang siswi korban kasus video viral bullying (perundungan) di sebuah SMK di Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, menjalani pemeriksaan di Polsek Bolaang, Bolmong, Selasa (10/3/2020).
Lima siswa pelaku bullying dan seorang siswi korban kasus video viral bullying (perundungan) di sebuah SMK di Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, menjalani pemeriksaan di Polsek Bolaang, Bolmong, Selasa (10/3/2020). (TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS)

Meskipun tak ditahan, sambungnya, proses hukum akan tetap berjalan.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa ponsel yang digunakan untuk merekam.

Atas perbuatannya, kata Jules, mereka akan dikenakan pasal yang masih sama yaitu Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved