Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SMPN 1 Makassar

Gerakan Literasi Sekolah Hadir di SMPN 1 Makassar

Hal ini melalui penyediaan Pojok Baca pada ruang kelas yang didesain dengan konsep edukatif, sehingga bisa membuat pelajar antusias untuk membaca.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Sudirman
Ist
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) telah dimanifestasikan secara adaptif di lingkungan SMP Negeri 1 Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gerakan Literasi Sekolah (GLS) telah dimanifestasikan secara adaptif di lingkungan SMP Negeri 1 Makassar.

Hal ini melalui penyediaan Pojok Baca pada ruang kelas yang didesain dengan konsep edukatif, sehingga bisa membuat pelajar antusias untuk membaca.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, mengapresiasi Pojok Baca yang disediakan SMPN 1 Makassar.

Hal ini diharapkan menjadi momentum untuk penciptaan karakter pelajar yang memiliki karakter literasi, dan mempunyai gairah membaca untuk meningkatkan wawasan positif.

"Budaya membaca adalah penting untuk mendorong kualitas SDM sejak dini, memang sekarang sudah era digital tetapi budaya membaca buku harus tetap ada untuk melengkapi literasi dan wasawan kita. Saya senang karena SMPN 1 Makassar sudah terapkan ini," katanya dalam rilis guru SMPN 1, Rabu (11/3/2020).

Dia menilai, Pojok Baca menjadi alternatif jitu untuk tetap menancapkan budaya baca kalangan pelajar sejak dini, dan diharapkan sekolah lain seluruh level bisa terapkan program dari GLS tersebut.

Sebagai informasi, GLS sendiri adalah sebuah program nasional yang berorientasi pada penguatan struktur pendidikan Tanah Air melalui beragam upaya inovatif.

Diantaranya membangun budaya membaca agar memperkaya khasanah intelektual pelajar, dalam rangka mengembangkan wawasan berpikir dari beragam literatur yang dijadikan referensi positif.

Untuk di Sulawesi Selatan, kampanye GLS sudah dimulai sejak 2016 silam dengan tahap awal menyasar sekolah level SMA.

Tahun 2020 ini juga sudah mulai dimanifestasikan pada level menengah pertama oleh SMP Negeri 1 Makassar, melalui penyediaan Pojok Baca.

Informasi yang dihimpun, Pojok Baca yang diciptakan SMP Negeri 1 Makassar tersebut juga melibatkan partisipasi pelajar untuk membawa buku bacaan beragam tema positif.

Hal ini kemudian dikumpulkan pada Pojok Baca lalu juga bertukar buku dengan pelajar lain.

Pojok Baca di SMP Negeri 1 Makassar juga telah mendapat apresiasi positif pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, lebih spesifik tim Perpustakaan Wilayah.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved