Kapal Pesiar Bakal Berlabuh di Makassar
Penjelasan KKP Makassar Soal Rencana Kedatangan Kapal Pesiar Asal Australia di Makassar
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, Darmawali Handoko angkat bicara mengenai rencana berlabuhnya Kapal Pesiar asal Australia.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, Darmawali Handoko angkat bicara mengenai rencana berlabuhnya Kapal Pesiar asal Australia, Coral Adventure di Makassar, 11 sampai 12 Maret 2020.
Menurut Darmawali, sebelum kapal pesiar ini berlabuh di Pelabuhan Sukarno Hatta di Makassar, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan diatas kapal tersebut.
Untuk melakukan pemeriksaan, pihaknya akan melakukan standar Alat Pelindung Diri (APD).
"Adapun tahapannya, pertama kita melihat dulu, sudah berapa lama perjalanan, kalau perjalanannya masih kurang lebih selama 14 hari berarti masih ada kemungkinan dia terkena," katanya.
"Setelah itu, kita periksa semua gejala dan tandanya, seperti panas (demam), batuk pilek, kemudian ada sesak pernafasan nggak, dan gejala-gejala lain. Kalau memang tidak ada semua berarti kan aman," lanjutnya.
Ia menambahkan, setelah pemeriksaan ini, kembali akan dikeluarkan rekomendasi bahwa turis ini boleh berlabuh (sandar ke Makassar).
"Kalau sudah (lewat masa inkubasi) sudah aman sekali kalau memang dia tidak timbul gejala," katanya.
Pemeriksaan ini merupakan standar dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
(*)