Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Identitas Pasien Corona Tersebar hingga Viral di Media Sosial, Penyebar Bisa Kena Pidana

Viral identitas yang diduga menjadi korban virus corona terbongkar. Bahkan inisial namanya menjadi trending di Twitter.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Viral identitas yang diduga menjadi korban virus corona terbongkar.

Bahkan inisial namanya menjadi trending di Twitter.

Seperti diketahui, dua orang WNI yang berasal dari Depok terinfeksi virus mematikan ini.

Nampak beberapa warganet mengunggah sebuah pesan diduga pasien positif virus corona di Depok.

Warganet, tak hanya unggah pesan diduga dari S yang diduga pasien positif corona di Depok, namun dengan nekat warganet menujukkan foto diduga pasien corona di Depok.

Mengenai isi pesan singkat yang disebut-sebut warganet dari S, akhirnya nama wanita diduga pasien terpapar virus corona di Depok tersebar luas, baik di medsos, hingga di WhatsApp.

Berikut isi pesannya dikutip dari Wartakota.tribunnews.com:

"Halo semua. Saya S*** yang dikabarkan positif corona. Yes, yang fotonya barusan disebarkan di grup ini. Maaf daritadi siang saya ga komen apapun krn saya bingung sekali.

Saya lihat di TV soal saya dan ibu saya positif corona. Dan juga baca di berbagai grup whatsapp dengan inisial saya maupun ibu saya, juga alamat lengkap rumah saya.

Alhasil sampai rumah saya masuk berita krn banyak sekali media mendatangi dan menyebarkan data yg tidak akurat. Kejadiannya adalah saya batuk dan demam dr tgl 16 feb dan sejak itu ga keluar rumah.

Hari kamis lalu krn masih sakit saya ke rs mitra keluarga depok dan di info bahwa saya bronchopneumonia dan ibu saya tifus. Kami saat itu masih tidak ada pikiran apapun meskipun dirawat.

Kemudian hari Jumat lalu ada teman saya yg kalian pasti kenal juga, nelpon saya dari Malaysia untuk memberi info bahwa ada orang Jepang yg positif corona per 26 feb dan dia ke amigos kemang tgl 14 feb dan ke paloma (tempat saya host) tgl 15 feb.

Demi keamanan dan kesehatan nasional, saya info ke dokter agar saya diperiksa karena itu saya di isolasi dari hari Minggu.

Saya bahkan sampai sekarang tidak tahu dan tidak kenal orang Jepang ini siapa. I just happen to be in the wrong place at the wrong time.

Kenapa saya ga info apapun di grup? Karena saya bingung sampai sekarang tidak ada satu dokterpun yang nyamperin untuk menjelaskan apapun ataupun memberi lihat hasil tes saya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved