Lingkungan

14 Perusahaan di Sulsel Berperingkat Merah Soal Lingkungan, Dua Kali Kena, Dapat Sanksi Ini

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Andi Hasdullah baru mendaftarkan 48 perusahaan dengan skala besar pada Proper periode 2018/2019.

14 Perusahaan di Sulsel Berperingkat Merah Soal Lingkungan, Dua Kali Kena, Dapat Sanksi Ini
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADHLY ALI
Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Andi Hasdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Andi Hasdullah baru mendaftarkan 48 perusahaan dengan skala besar pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) periode 2018/2019.

Proper merupakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kehutanan, untuk mendorong perusahaan meningkatkan pengelolaan lingkungannya.

Dari penilaian proper, perusahaan akan memperoleh citra/reputasi sesuai bagaimana pengelolaan lingkungannya. Citra tersebut dinilai dengan warna emas, hijau, biru, merah dan hitam.

Usai dinilai, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis penilaian peringkat kinerja perusahaan kepada 48 perusahaan di Sulsel tersebut. Sayang peringkat teratas yakni emas nihil.

"Kita dapat lima perusahaan untuk peringkat hijau, 29 perusahaan peringkat biru dan 14 perusahaan peringkat merah," kata Hasdullah yang diwancara usai menyerahkan trophy dan sertifikat Proper periode 2018/2019 kepada 5 perusahaan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (18/2/2020).

Hasdullah menilai, fokus pemerintah saat ini, bagaimana perusahaan bisa naik kelas.

"Bagaimana kita bina perusahaan itu untuk memperbaiki peringkatnya. Dari merah jadi biru, dari biru jadi hijau, dan dari hijau jadi emas. Meraih emas memang sangat berat, namun tidak ada yang tidak mungkin,"katanya.

Khusus perusahaan penerima peringkat merah dua kali berturut-turut akan diberikan sanksi.

"Sanksi administrasi dulu, mungkin pemberhentian pengoperasian, suruh perbaiki dulu, setelah baik, baru beroperasi lagi. Ke-14 perusahaan yang berperingkat merah baru satu kali kan,"katanya.

Perusahaan berperingkat merah, dikelompokkan telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan, akan tetapi baru sebagian mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved