UNM

Wakil Dekan III FBS UNM Apresiasi Pentas Anggota Baru Bestra

Bestra Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) suskes menggelar Pentas Anggota Baru

Wakil Dekan III FBS UNM Apresiasi Pentas Anggota Baru Bestra
Bestra UNM
Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) suskes menggelar Pentas Anggota Baru di Gedung Auditorium Amannagappa, UNM, Jl Pendidikan, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Belum lama ini Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) suskes menggelar Pentas Anggota Baru di Gedung Auditorium Amannagappa, UNM, Jl Pendidikan, Selasa (4/2/2020).

Kegiatan in mendapat apresiasi langsung dari Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan (WD III), Sukardi Weda.

Sukardi Weda yang sekaligus membuka pementasan mengatakan kreatifitas yang selalu dihadirkan Bestra selalu menarik perhatian dan diapresiasi.

"Sangat menarik, perlu untuk diapresiasi karena adik-adik ini memiliki antusias tinggi untuk mengangkat kearifan lokal," katanya.

Menurutnya kegiatan ini dapat mempromosikan budaya dan kearifan lokal etnik Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja di Sulawesi Selatan dan Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pencinta
seni se-Kota Makassar, dosen FBS UNM, orang tua mahasiswa, mahasiswa UNM, dan mahasiswa dari berbagai universitas di Makassar, seperti Unhas, UIN Alauddin, UMI, Unismuh, STIM Bongaya, STIM Amkop, STIE NOBEL, dan lain-lain.

Pimpinan Produksi, Ami Dwi Putri pementasan inu berdasarkan hasil penelitian pada beberapa etnik di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama tim yang kompak.

"Kegiatan ini setiap tahun dilakukan dan ini adalah proses terakhir untuk menjadi anggota Bestra. Pementasan ini mengangkat tradisi di Sulawesi Selatan. Selanjutnya akan ikut serta dalam pentas tahunan maha karya," jelasnya.

Untuk diketahui pementasan berasal dari kajian kearifan lokal tentang To Manurung dari empat etnik di Sulawesi Selatan, Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja dan tema tahun ini adalah To Manurung.

Pembina Bestra, Rosita Desriani mengaku mencintai Bestra karena ada dua hal, yakni karena seni dan patut untuk dicinta.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved