Pilkada Luwu timur

Soal Netralitas di Pilkada, Anggota DPRD Sarankan Bawaslu Luwu Timur Sosialisasi ke ASN

Sosialisasi terkait aturan dan hal apa saja yang tidak boleh dilakukan ASN pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur.

Soal Netralitas di Pilkada, Anggota DPRD Sarankan Bawaslu Luwu Timur Sosialisasi ke ASN
Ivan
Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Anggota Luwu Timur, Alpian menyarankan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Luwu Timur sosialisasi ke ASN.

Sosialisasi terkait aturan dan hal apa saja yang tidak boleh dilakukan ASN pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur.

"Bawaslu Luwu Timur perlu intens sosialisasi, agar ASN terhindar dari politik praktis," kata Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik dan Media Hanura Luwu Timur Alpian, Rabu (12/2/2020).

Seperti diketahui, Kabupaten Luwu Timur akan menggelar Pilkada pada September 2020.

Sejumlah nama bakal calon (balon) diprediksi akan ikut bertarung seperti Thorig Husler (petahana), Irwan Bachri Syam (wakil bupati) dan sejumlah nama lain.

Menurut Alpian, ASN perlu tahu apa yang tidak boleh dilakukan selama tahapan Pilkada dan Bawaslu perlu fasilitasi.

Apalagi kata dia, media sosial seperti facebook, ASN bisa merespon atau berkomentar yang berhubungan dengan calon di Pilkada atau condong ke arah dukungan.

"Kalau berbicara soal aturan, Bawaslu Luwu Timur perlu fasilitasi agar ASN tahu," tutur Alpian.

Diberitakan, Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rahman Atja mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berhati-hati jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Apalagi ASN yang kerap menggunakan media sosial seperti facebook. Diingatkan agar jangan memberi tanda like atau berkomentar yang arahnya mendukung calon.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved