Pilkada Maros

Paket Harmil dan Ilham Najamuddin Sudah Kantongi Rekomendasi PKS di Pilkada Maros?

Hal itu dipastikan setelah pasangan itu mendapatkan nilai tertinggi berdasarkan hasil seleksi di partai berlambang bulan sabit dan padi itu.

Paket Harmil dan Ilham Najamuddin Sudah Kantongi Rekomendasi PKS di Pilkada Maros?
sanovra/tribun-timur.com
Wakil Bupati Maros dua priode, H. A Harmil Mattotorang bertandang ke redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawsih, Makassar, Jumat (13/12/19) sore. Kunjungan tersebut merupakan silaturahmi sekaligus menyampaikan untuk menjadi Bakal Calon Bupati Maros di Pilkada 2020 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros A. Harmil Mattotorang dan Andi Ilham Najamuddin segera mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal itu dipastikan setelah pasangan itu mendapatkan nilai tertinggi berdasarkan hasil seleksi di partai berlambang bulan sabit dan padi itu.

"Hasil pansel Pilkada Maros memberi rengking tertinggi untuk A.Toto dan A.Ilham," kata Tim Seleksi Penjaringan Calon Kepala Daerah (Cakada) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Muzayyin Arif, Rabu (12/2/2020).

Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel ini, pasangan ini memiliki kesamaan visi dan misi dalam membangun daerah Kabupaten Maros.

Itu menjadi alasan sehingga DPW PKS Sulawesi Selatan menetapkan pasangan ini sebagai jagoannya di pemilihan tersebut.

" Ahamdulillah DPP PKS juga mengamini untuk merekomendasikan keduanya sebagai pasangan calon kepala daerah yang akan di usung," kata dia.

Menurutnya, SK rekomendasi tersebut akan terbit paling lambat pekan ini.
Mengarahnya dukungan PKS ini mencukupi kursi untuk pasangan calon itu.

Diketahui, di Maros PKS meraih dua kursi di DPRD. Sebelumnya partai Nasdem yang memiliki 5 kursi lebih dulu mengeluarkan rekomendasi kepada paket itu. Adapun syarat usungan untuk maju sebanyak 7 kursi.
Sebelumnya, partai NasDem

Muzayyin menambahkan untuk daerah lain masih dalam proses. "Khusus untuk Maros saya turut mendorong untuk percepatan penetapan calon bupati yang di usung, karena lebih dinamis dari daerah daerah lain," sebutnya.

"Hampir setiap kali turun ke masyarakat selalu di tanya soal pilkada. Saya fikir lebih cepat lebih baik, apalagi seleksi bakal calon sudahh rampung," sebutnya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved