Dibangun Raja Gowa hingga Direbut Belanda, Penasaran Berapa Luas Fort Rotterdam Makassar?
Fort Rotterdam adalah situs sejarah yang ada di Kota Makassar peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Tidak perlu membayangkan suasana seram dan angker saat akan mengunjungi benteng tua ini karena tempat bersejarah ini bukanlah tempat yang kosong melompong.
Berjalannya waktu, benteng ini digunakan pemerintah setempat sebagai Pusat Kebudayaan Makassar.
Juga difungsikan sebagai perkantoran sehingga membuat lingkungan benteng menjadi bersih, rapi, dan terawat.
Setiap tahunnya juga mengalami rehabilitasi jika diperlukan, untuk tetap menjaga kelestarian dari tempat bersejarah di Makassar.

Selain dapat melihat-lihat benteng secara gratis, pengunjung juga bisa mendatangi Museum La Galigo dan juga melihat ruangan sempit tempat Pangeran Diponegoro ditahan setelah ditangkap Belanda di Jawa.
Benteng Rotterdam terletak di Jl. Ujung Pandang Nomor 1, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makasar, Sulawesi Selatan.
Benteng dengan luas bangunan 11.805,85m2 tersebut dibangun diatas lahan seluas 12,41 ha.
Lahan seluas tersebut kemudian dibagi lagi menjadi 2 (dua), yaitu lahan inti yang meliputi 3,10 ha serta lahan penyangga seluas 9,31 ha.(*)
Informasi Singkat:

Nama: Fort Rotterdam
Alamat: No.Road, Jl. Ujung Pandang, Bulo Gading, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90171
Jam buka: Setiap hari, 09.00 - 18.00 wita
Provinsi: Sulawesi Selatan
Mulai dibangun: 1545
Gaya arsitektur: 17th century colonial