Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dibangun Raja Gowa hingga Direbut Belanda, Penasaran Berapa Luas Fort Rotterdam Makassar?

Fort Rotterdam adalah situs sejarah yang ada di Kota Makassar peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Dok. Tribun timur
Dibangun Raja Gowa hingga Direbut Belanda, Penasaran Berapa Luas Fort Rotterdam Makassar? 

Tidak perlu membayangkan suasana seram dan angker saat akan mengunjungi benteng tua ini karena tempat bersejarah ini bukanlah tempat yang kosong melompong.

Berjalannya waktu, benteng ini digunakan pemerintah setempat sebagai Pusat Kebudayaan Makassar.

Juga difungsikan sebagai perkantoran sehingga membuat lingkungan benteng menjadi bersih, rapi, dan terawat.

Setiap tahunnya juga mengalami rehabilitasi jika diperlukan, untuk tetap menjaga kelestarian dari tempat bersejarah di Makassar.

Salah satu sudut di Fort Rotterdam Makassar
Salah satu sudut di Fort Rotterdam Makassar (Desi Triana)

Selain dapat melihat-lihat benteng secara gratis, pengunjung juga bisa mendatangi Museum La Galigo dan juga melihat ruangan sempit tempat Pangeran Diponegoro ditahan setelah ditangkap Belanda di Jawa.

Benteng Rotterdam terletak di Jl. Ujung Pandang Nomor 1, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makasar, Sulawesi Selatan.

Benteng dengan luas bangunan 11.805,85m2 tersebut dibangun diatas lahan seluas 12,41 ha.

Lahan seluas tersebut kemudian dibagi lagi menjadi 2 (dua), yaitu lahan inti yang meliputi 3,10 ha serta lahan penyangga seluas 9,31 ha.(*)

Informasi Singkat:

Fort Rotterdam yang diabadikan menggunakan kamera drone di pinggir pantai sebelah barat Jl Ujung Pandang Kota Makassar, Jumat (5/2/2016)
Fort Rotterdam yang diabadikan menggunakan kamera drone di pinggir pantai sebelah barat Jl Ujung Pandang Kota Makassar, Jumat (5/2/2016) (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Nama: Fort Rotterdam

Alamat: No.Road, Jl. Ujung Pandang, Bulo Gading, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90171

Jam buka: Setiap hari, 09.00 - 18.00 wita

Provinsi: Sulawesi Selatan

Mulai dibangun: 1545

Gaya arsitektur: 17th century colonial

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved