Wanita Jeneponto Tewas Tergantung

Megawati Ditemukan Gantung Diri Setelah Bayinya Menangis

Tangisan cucunya membuat ibunda Megawati yang berada di kolong naik ke rumah (panggung) dan mendapati Megawati sudah tergantung.

Megawati Ditemukan Gantung Diri Setelah Bayinya Menangis
muslimin emba/tribun-timur.com
Polres Jeneponto gelar olah TKP penemuan mayat Megawati yang ditemukan tewas tergantung di rumah orang tuanya Lingkungan Bungung Baddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin (3/1/2020) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Megawati Manai (20) Lingkungan Bungung Baddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, ditemukan tewas tergantung setelah bayinya yang baru berumur delapan bulan tidak henti menangis, Senin (3/2/2020) sore.

Tangisan cucunya membuat ibunda Megawati yang berada di kolong naik ke rumah (panggung) dan mendapati Megawati sudah tergantung.

Demikian diungkapkan Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul dalam keterangan tertulisnya.

"Anaknya yang bayi, dengan cara menangia tak henti-henti," tulis AKP Syahrul saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai awal mula Megawati diketahui tewas tergantung.

AKP Syahrul memastikan, Megawati tewas dengan cara gantung diri atau bunuh diri.

Aksi bunuh diri itu, dilakukan Megawati seusai melakukan video call dengan suaminya Riswan (21) yang saat itu tangah mengemudikan truk kampas di Kampung Bungun Lompoa, Jeneponto.

BREAKING NEWS: Usai Video Call dengan Suami, Wanita Jeneponto Ini Tewas Tergantung di Depan Bayinya

"Suaminya (Riswan) ke Bungun Lompoa, ngampas, sopir (mobil) kampas," ujarnya.

Namun, lanjut Syahrul, motif Megawati mengakhiri hidupnya di dalam rumag irnag tua tepat depan bayinya yang beru berumur delapan bulan, masih diselidiki.

"Untuk motifnya belum diketahui, kita masih lakukan penyelidikan," ujar AKP Syahrul.

Sebelum, naik ke rumah, Megawati bahkan sempat ngumpul bersama ibunya sambil menikmati rujak.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka. Rencananya, kata AKP Syahrul, jenazah dimakamkan Selasa besok.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved