Wanita Jeneponto Tewas Tergantung

Kronologi Wanita Jeneponto Gantung Diri di Depan Bayinya Usai Video Call dengan Suami

Tangisan itu lanjut AKP Syahrul berasal dari bayi delapan bulan, anak dari Megawati dan suaminya Riswan.

Kronologi Wanita Jeneponto Gantung Diri di Depan Bayinya Usai Video Call dengan Suami
muslimin emba/tribun-timur.com
Riswan memeluk jenazah istrinya, Megawati. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Megawati Manai (20) IRT yang ditemukan tewas tergantung di ruang tengah rumah orang tuanya, Lingkungan Bungung Baddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, pertama kali didapati ponakannya, Nanang, Senin (3/1/2020) sore.

Hal itu diungkapkan Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul.

"Keponakannya (Nanang) ada di di bawah rumah (panggung). Tiba-tiba medengar suara tangisan dari atas rumah," kata AKP Syahrul.

Tangisan itu lanjut AKP Syahrul berasal dari bayi delapan bulan, anak dari Megawati dan suaminya Riswan.

Mendengar tangisan itu, lanjut AKP Syahrul, Nanang pun bergegas ke atas rumah (rumah panggung).

"Sampai di atas rumah (Nanang) melihat korban tergantung, kemudian keponakannya Nanang memanggil orang tua korban (Megawati) yang masih ada juga di sekitar rumahnya," ujar AKP Syahrul.

Peristiwa itu menggegerkan warga setempat.

Pasalnya, Megawati ditemukan tergantung beberapa saat setelah ia berkomunikasi lewat sambungan video call dengan suaminya.

"Diduga gantung diri sekitar pukul 16.23 Wita setelah vidio call dengan suaminya," kata AKP Syahrul.

Menurutnya, Megawati tewas tergantung pada kain jilbab yang diikat pada tiang rumah.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved