Kronologi Pilunya Nasib Siswi SMK Usai Diumumkan Sebagai Lonte oleh Gurunya Lewat Pengeras Suara

Sungguh pilu nasib dialami seorang Siswi Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) di Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri) setelah diteriaki sebagai 'lont

Tribun Batam
Kronologi Pilunya Nasib Siswi SMK Usai Diumumkan Sebagai Lonte oleh Gurunya Lewat Pengeras Suara (Ilustrasi) 

Erry mengatakan, apa yang dialami Ar sangat bertentangan dengan Perda Perlindungan Anak.

Erry berharap tidak ada anak yang putus sekolah, apalagi karena masalah yang dianggapnya bisa diselesaikan oleh pihak sekolah.

“Setidaknya kasus ini dapat menjadi contoh untuk guru-guru lainnya agar tidak memperlakukan anak-anak didiknya di depan umum,” pungkas Erry.

Kronologi Siswi SMK Diteriaki Lonte

Dilansir dari laman Lingdungianak.com  kejadian berawal ketika AR pulang sekolah.

Ia bersama teman-teman dan gurunya yang lain berada di atas kapal penyeberang roro.

Tiba-tiba guru agama yang berinisial Sk meneriaki AR dengan sebutan lonte di depan umum.

Hal ini diketahui oleh siswa-siswi lainnya dan juga guru SMKN 1 Anambas lainnya di atas kapal roro tersebut.

AR sempat menangis sepanjang jalan dan dibonceng pulang oleh temannya.

Akhirnya orangtua AR tak terima anaknya dipermalukan.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved