Jembatan Faer Roboh

Jembatan di Kampung John Kei Roboh Saat Pengerjaan, ACC: Ada Potensi Korupsi

Aktivis Anti Corruption Committee (ACC) mengindikasi, ada potensi korupsi dalam proyek Jembatan Faer, Maluku Tenggara.

Jembatan di Kampung John Kei Roboh Saat Pengerjaan, ACC: Ada Potensi Korupsi
Istimewa
Jembatan Faer di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, terputus. 

Kata Sulaiman, jika pihak kontraktor punya alasan jembatan Faer putus karena cuaca, maka hal itu hanya mengalihkan perhatian.

"Cuaca bukan jadi alasan, karena fasilitas (jembatan) ini sudah ditunggu masyarakat apalagi pakai uang negara," ujar Sulaiman.

"Tentu harus diawasi bersama, bukan saja kita tapi penegak hukum," lanjut Sulaiman sekaligus juga Pengurus Besar (PB) HMI.

Pembangunan jembatan hubungkan Desa Faer, Dullah Selatan Kota Tual dengan Kei Kecil, Maluku Tenggara tiba-tiba roboh.

Informasi dihimpun, pengerjaan jembatan Faer roboh karena tali baja pada jembatan ini tiba-tiba putus, Selasa (14/1/2020) lalu.

Beruntung, pada kasus robohnya jembatan Faer ini tidak ada korban. Karena memang jembatan ini masih tahap pengerhaannya.

Diketahui, kontraktor dalam pengerjaan proyek ini adalah seorang toko di Maluku Tenggara, Maluku, Andreas Rentanubun.

Andreas merupakan mantan Bupati 2013-2018 di Maluku Tenggara. Dia kontraktor di CV Keramik Jaya, konsultan Yodya Karya.

Seperti diketahui, Kei Kecil di Kabupaten Maluku Tenggara ini, ialah tempat dimana John Refra alias John Kei berasal. (*)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amriak Lobubun

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved