Pertamina

Pertamina Siap Salurkan 512.826 KL Solar Bersubsidi di Sulsel

Hal ini seiring dengan telah ditetapkannya Kuota JBT di wilayah Sulawesi oleh Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), akhir tahun lalu.

Pertamina Siap Salurkan 512.826 KL Solar Bersubsidi di Sulsel
Dok Pertamina
Manajemen PT Pertamina di salah satu SPBU 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-PT Pertamina (Persero) siap melaksanakan penugasan Pemerintah terkait penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Solar di tahun 2020.

Hal ini seiring dengan telah ditetapkannya Kuota JBT di wilayah Sulawesi oleh Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), akhir tahun lalu.

Tahun 2020 ini, kuota JBT Jenis Solar yang diamanahkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) kepada PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII untuk wilayah Sulawesi sebesar 987.551 KL.

Angka tersebut naik 5,4 persen dari kuota tahun 2019 yang sebesar 936.842 KL.

Total kuota tersebut nantinya akan dibagi lagi kepada enam provinsi yang ada di Sulawesi.

Rinciannya antara lain, Sulawesi Barat sebesar 54.641 KL, Sulawesi Tengah sebesar 127.920 KL, Sulawesi Tenggara sebesar 116.259 KL, Sulawesi Utara sebesar 140.911 KL, dan Gorontalo sebesar 34.994.

Sedangkan, Sulawesi Selatan mendapatkan jatah kuota sebesar 512.826 KL.

Penentuan besaran kuota BBM JBT tersebut ditetapkan BPH Migas melalui Surat Keputusan BPH Migas Nomor 56/P3JBKP/BPH MIGAS/KOM/2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Per Provinsi / Kabupaten / Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2020 tanggal 11 Desember 2019 dan ditandatangani oleh Kepala BPH Migas.

Sulawesi Utara menjadi provinsi yang mengalami penambahan kuota paling tinggi diantara provinsi lainnya di Sulawesi dengan penambahan sekitar 10,9 persen dari yang semula kuota tahun lalu sebesar 127.037 KL.

Disusul kemudian Sulsel 8,8 persen sebelumnya 471.327 KL, Sulteng 3,4 persen sebelumnya 123.694 KL. Gorontalo 1 persen, sebelumnya 34.649 KL.

Adapun Sulbar dan Sultra mengalami penurunan kuota sebesar 2,2 persen dan 6,4 persen dari kuota sebelumnya masing-masing 55.873 KL dan 124.262 KL.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII, Hatim Ilwan, mengatakan bahwa penentuan besaran kuota tersebut merupakan instruksi dari BPH Migas.

"Kuota BBM JBT telah ditentukan oleh Pemerintah dan Pertamina berkomitmen untuk melaksanakan penugasan tersebut," katanya, Kamis (16/1/2020).

Selain penugasan BBM JBT Jenis Solar, Pertamina juga ditugaskan untuk menyalurkan BBM JBT Jenis Kerosene (minyak tanah) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Jenis Premium. (uma)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved