Polemik Natuna

Sikap ACT untuk Natuna, Lakukan 'Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil'

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyatakan sikap dalam sebuah “Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil

Sikap ACT untuk Natuna, Lakukan 'Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil'
Dok ACT
Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyatakan sikap dalam sebuah “Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil” yang diselenggarakan pada Selasa (14/01) di Warunk Upnormal, Jln Andi Djemma Makassar sebagai bentuk konkret patriotisme dan nasionalisme/ Dokumen ACT 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kawasan Natuna tengah menjadi buah bibir setelah kapal Cina menangkap ikan secara ilegal di perairan tersebut.

Peristiwa ini meningkatkan tensi hubungan Indonesia dan Cina sebab tiap negara saling klaim dasar hukum laut Natuna yang juga berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

Berdasarkan kondisi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyatakan sikap dalam sebuah “Aksi Bela Indonesia, Natuna Memanggil” yang diselenggarakan pada Selasa (14/01) di Warunk Upnormal, Jln Andi Djemma Makassar sebagai bentuk konkret patriotisme dan nasionalisme.

Dalam rilis yang diberikan kepada Tribun Timur, Rabu (15/1/2020) melalui program "Aksi Bela Indonesia" ACT akan mengirimkan bantuan sebesar 1.000 ton logistik kepada semua masyarakat dan pihak TNI beserta aparat yang bertugas di Natuna.

Konferensi pers ini menghadirkan narasumber yaitu Syahrul Mubaraq (Regional Head ACT Indonesia Timur) dan Hasid Hasan Palogai (Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia Prov. Sulawesi Selatan)

Syahrul Mubaraq menyatakan, sebagai anak bangsa yang mencintai negara ini, sudah sepatutnya masyarakat Indonesia menunjukkan sikapnya.

“Kita harus tunjukkan kepada dunia bahwa tidak ada satu pun warga Indonesia ini yang tidak bersiap untuk menjadi tentara. Kita harus siap membela negara dari gangguan negara lain, seperti Cina. Kita harus selalu berada di belakang mendukung pertahanan negara, TNI, dan aparat-aparat negara lain," tuturnya.

Menurutnya, kondisi ini merupakan momentum terbaik untuk memupuk persatuan di Indonesia.

Tidak boleh lagi negeri ini terjajah oleh negara lain lagi, sambungnya.

"ACT adalah anak bangsa, maka kami berperan dan harus membantu melalui program-program kami untuk membawa semangat patriotisme ke semua elemen bangsa. Bangsa ini adalah bangsa besar, tidak ada alasan tidak tampil di depan. Kami keluarga besar ACT dan keluarga Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), mengajak semua elemen bangsa untuk membuktikan rasa patriotisme dan melakukan yang terbaik di garda depan. Oleh karena itu ACT sebagai lembaga kemanusiaan yang merupakan perpanjangan tangan dari para sahabat dermawan yang ada di indonesia dan dunia,” ungkapnya.

Di sisi lain, Natuna menyandang predikat yang sangat berat, yaitu sebagai pulau terdepan Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved