Demo Rumah Nelayan di Luwu Utara

Mahasiswa Kembali Demo Soal Dugaan Pungli Bantuan Rumah Nelayan di Luwu Utara

Demo terkait dengan tudingan adanya pungutan liar dalam program bantuan rumah nelayan di Desa Poreang, Kecamatan Tanalili.

Mahasiswa Kembali Demo Soal Dugaan Pungli Bantuan Rumah Nelayan di Luwu Utara
Chalik Mawardi
Mahasiswa demo di Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Puluhan mahasiswa melakukan demo di Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (13/1/2020).

Demo terkait dengan tudingan adanya pungutan liar dalam program bantuan rumah nelayan di Desa Poreang, Kecamatan Tanalili.

Salah satu pendemo, Sulkifli Hatta, meminta Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menemui mereka.

"Kami minta ibu bupati menemui kami," kata Sulkifli.

Dalam orasinya, Sulkifli menyampaikan dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum kepala desa Rp 2,5 juta kepada setiap penerima bantuan.

Dimana pungutan liar tersebut dibebankan kepada 56 keluarga penerima bantuan.

"Total pungutan liar mencapai 140 juta," katanya.

Mahasiswa demo di Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (13/1/2020).
Mahasiswa demo di Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (13/1/2020). (Chalik Mawardi)

Pantauan Tribun, demo mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP.

Mahasiswa secara bergiliran menyampaikan orasi.

Ini kali kedua mahasiswa demo, minggu lalu mereka juga aksi di DPRD Luwu Utara.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved