Penjaringan Balon Walikota Demokrat
Bacalon Wali Kota Berebut Tiket Rekomendasi Partai Demokrat
Penjaringan sebagai syarat bagi kandidat untuk bisa mengendarai partai besutan Susilo Bambang Yudoyono di Pilwali Makassar 23 September 2020 tahun dep
Penulis: Hasan Basri | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Delapan kandidat telah mengikuti penjaringan Calon Wali Kota Makassar di Partai Demokrat. Demokrat Makassar membuka pendaftaran sejak Kamis 26 Desember sampai 7 Januari 2020 tahun depan.
Penjaringan sebagai syarat bagi kandidat untuk bisa mengendarai partai besutan Susilo Bambang Yudoyono di Pilwali Makassar 23 September 2020 tahun depan.
Kandidat yang paling awal datang mendaftar di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Makassar Jl Urip Sumoharjo, Adi Rasyid Ali (Ketua DPC) Demokrat Makassar.
Kemudian mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, CEO PSM Munafri Arifuddin, Yagkin Padjalangi (kader PDIP).
Lalu Hasan Basri Ambarala (Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulsel). Disusul Ikbal Djalil, Djabal Nur dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo.
"Sampai hari ini sudah delapan calon. Sedangkan hari ini yang datang ada tiga orang," kata Tim Penjaringan Demokrat Makassar, Iskar Kadir, Senin (30/12/2019).
Kedatangan tiga kandidat di Kantor DPC Demokrat Jl Urip Sumoharjo diterima langsung Iskar Kadir yang juga selaku Wakil Ketua OKK Demokrat Makassar.
Menurut Iskar selama pendaftaran dibuka baru satu kader internal Demokrat yang mendaftar yakni Adi Rasyid Ali.

Iskar menjelaskan mekanisme penjaringan di Demokrat. Setelah mengambil formulir, para kandidat diberikan batas waktu mengembalikan formulir hingga 7 Januari.
Nama kandidat yang telah memenuhi tahapan, kemudian dikirim ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulsel untuk mengikuti fit and propert tes. (*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)