Tribun Jeneponto

Bahas Masalah Penyakit Jantung, PERKI, IDI dan PDUI Gelar Seminar di Jeneponto

Semeninar tersebut berlangsung di gedung Sipitangarri, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Bahas Masalah Penyakit Jantung, PERKI, IDI dan PDUI Gelar Seminar di Jeneponto
ikbal
suasana seminar kesehatan di gedung Sipitangarri, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar, bekerjasama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jeneponto dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jeneponto menggelar seminar.

Semeninar tersebut berlangsung di gedung Sipitangarri, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Seminar yang mengakat tema penyakit jantung dan pembuluh darah diikuti 120 peserta.

Para peserta ada yang dari IDI, PDGI, IBI, PPNI, serta peserta umum dari instansi pemerintahan.

dr M Zulkifli, dari perhimpunan dokter spesialis kardiovaskular Indonesia cabang Makassar tampil membawakan materi dengan tema penyakit jantung koroner.

Ketua panitia dr Erwin Pratama mengatakan, tujuan seminar kesehatan yang ia lakukan untuk memberi edukasi juga menambah wawasan, dan pengetahuan peserta.

"Tentang bagaimana mengenali tanda-tanda dini penyakit jantung, mencegah sedini mungkin agar angka kematian dapat ditekan," katanya ke wartawan Tribun, Rabu (11/12/2019) pagi.

Menurut WHO, penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia.

"Menurut riset kesehatan dasar (Riskesdas) Kemenkes, tahun 2018 menunjukkan sebesar 1.5 persen, atau 15 dari 1.000 penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner," tuturnya

"Sedangkan menurut survei sample registration system tahun 2014, menunjukkan 12.9 persen kematian di Indonesia disebabkan penyakit jantung," pungkasnya.

Iapun berharap melalui kegiatan tersebut, dapat memberikan edukasi yang menambah wawasan dan pengetahuan peserta, tentang bagaimana mengenali tanda-tanda dini penyakit jantung, mencegah sedini mungkin agar angka kematian dapat ditekan.

Seminar kesehatan itu juga dihadiri direktur RSUD Lanto Dg Pasewang drg Bustamin, dan dibuka langsung Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto Amiluddin mewakili Plt Kadis. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved