BMKG
Hujan Disertai Petir Landa Sulsel, BMKG: Hindari Daerah Terbuka
Guyuran hujan disertai suara petir dengan kilat dan suara geledek juga menggelegar terdengar jelang petang.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Meski belum memasuki musim hujan, namun hujan deras mulai melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan beberapa hari terakhir.
Selasa (03/12/2019) hari ini, hujan turun mulai sore hingga malam ini.
Guyuran hujan disertai suara petir dengan kilat dan suara geledek juga menggelegar terdengar jelang petang.
Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Maros yang meliputi Wilayah Sulawesi dan Maluku, Hartanto, fenomena tersebut disebabkan karena perubahan peralihan dari musim kemarau ke penghujan.
Namun kondisi tersebut tidak terjadi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan, melainkan hanya bersifat lokal di beberapa tempat seperti Makassar.
"Sampai saat ini belum masuk kriteria musim hujan, tapi potensi potens hujan sudah mulai meningkat terutama di wilayah pesisir barat," kata Hartanto kepada Tribun, Selasa (03/12/2019).
Wilayah pesisir barat dimaksud meliputi Gowa, Makassar, Maros, Barru, Pangkep, Parepare, hingga Kabupaten Pinrang.
Kendati demikian, Hartanto mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Pasalnya, musim peralihan kerap disertai angin kencang dan petir.
"Petir memang kerap terjadi saat musim peralihan seperti saat ini," sebutnya.
Masyarakat diminta agar mengindari daerah terbuka. Jangan berlindung disekitar pohon atau tiang dari logam.
Masyarakat juga dihimbau agar
menghidari aktifitas diluar ruangan saat cuaca buruk.
Hartanto menambahkan musim hujan di wilayah Sulsel diprediksi baru mulai terjadi pada dasarian pertama Desember.
Hal itu terjadi karena mundurnya musim hujan di wilayah Sulsel. Normalnya musim hujan terjadi pada akhir Oktober dan akhir November.
Kata Hartanto perubahan musim hujan disebabkan oleh kondisi dinamika atmosfer.
Yaitu suhu muka laut yang dingin di perairan Indonesia, serta terlambat datang monsun Asia ke wilayah Indonesia khususnya Sulsel.
"Ini disebabkan karena mundurnya monsoon barat atau angin baratan," sebutnya. (*)
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/info-bmkg-waspa-cuaca-ekstrem-peringatan-dini-hujan-lebat.jpg)