Tribun Pangkep

Ada Begal Payudara di Pangkep, Ini Komentar LBH APIK Makassar

Meski begitu, dia menyebut persoalan ini menjadi kewenangan penyidik karena ancaman hukumannya dibawah lima tahun.

Ada Begal Payudara di Pangkep, Ini Komentar LBH APIK Makassar
munjiyah/tribunpangkep.com
Muhammad Muzain (48) pelaku pelecehan seksual yang dilakukan di atas kendaraan terancam masuk penjara dan diamankan di Mapolres Pangkep. 

Berdasarkan LP nomor 247/XI/ 2019/SPKT/Sat Reskrim, Tanggal 15 November 2019, pelaku diamankan pukul 23.00 Wita.

Modus pelecehan seksual pelaku dengan memegang payudara korban.

Di depan polisi, pelaku mengakui perbuatannya dengan alasan jauh dari istrinya di Camba.

Alamat pelaku di Pangkep yakni di Kampung Bone-bone Kelurahan Pabundukang Kecamatan Pangkajene Pangkep.

Asal kampung pelaku di Desa Cempaniga Kecamatan Camba Kabupaten Maros.

Pelaku Pelecehan Seksual di Pangkep 'Dilepas' Kok Bisa?

Pelaku pelecehan seksual di Pangkep, Muhammad Muazin (48) statusnya menjadi tahanan luar.

"Dia itu tidak ditahan karena pasal yang dipersangkakan, pasal 281 ayat 1 dan 2. Ancaman hukuman hanya 2 tahun dan tidak termasuk dalam pasal pengecualian," kata Kasatreskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong di Pangkajene, Selasa (19/11/2019).

Anita menyebut, meski tahanan luar pelaku harus wajib lapor.

"Kasusnya tetap berjalan dan pelaku wajib lapor dua kali seminggu," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved