Tribun Makassar

15 Camat Dicopot dari Jabatannya 'Diparkir' di BKPSDM Makassar

Basri menjelaskan alasan penjatuhan sanksi karena dianggap tak netral pada Pilpres 2019 lalu.

TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menghadiri Upacara Hari Kedisiplinan Nasional Tingkat Forkompimda Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin, (18/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman menjelaskan lebih detail tentang alasan pencopotan untuk 15 camat se-Makassar.

Basri menjelaskan, lima belas camat ini mendapatkan sanksi dengan penjatuhan disiplin berat.

"Penjatuhan disiplin berat sehingga ada hukuman pembebasan dari jabatan sekarang," kata Sekretaris BKPSDM Kota Makassar ini di Kantor BKPSDM Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/11/2019).

Saat ini, 13 mantan sekcam dan dua kepala bidang menjadi staf.

Ini Ex 15 Camat Makassar dan 7 Pejabat Eselon II Kembali ke Posisi Semula

"Nanti kita tentukan dimana lokasi penempatannya. Saat ini, mereka jadi staf dulu di BKPSDM," katanya.

Basri menjelaskan alasan penjatuhan sanksi karena dianggap tak netral pada Pilpres 2019 lalu.

"Kan ada videonya yang viral menyatakan dukungan kepada salah satu capres," katanya.

Saat ini, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menunjuk asisten I Pemerintah Kota Makassar, M Sabri untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Camat Makassar.

"Sesuai petunjuk Pak wali ditunjuk Plt, supaya tak stagnan, pak wali menunjuk kasie Pemerintah sebagai Plt sekcam," katanya.

Sementara itu, dua kepala bidang menunggu usulan dari Kepala Dinas masing-masing.

Halaman
123
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved