Gubernur Sulsel Siap Lelang Jabatan Kepala Dinas dan Kepala Badan
Meski lelang jabatan ini digelar secara terbuka (umum), pihaknya tetap memprioritaskan para pejabat Pemprov jika berminat
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulsel, M Nurdin Abdullah membeberkan bahwa Pemprov akan menggelar lelang jabatan untuk posisi eselon II, Jumat (15)11/2019).
Menurut dia, lelang jabatan ini dilakukan atas adanya peleburan organisasi di Pemprov Sulsel.
Meski lelang jabatan ini digelar secara terbuka (umum), pihaknya tetap memprioritaskan para pejabat Pemprov jika berminat dengan jabatan yang akan dilelang nanti.
• IMB Geser La Tinro sebagai Ketua Dewan Penasehat Gerindra Sulsel
"Kita kasih kesempatan orang Pemprov dulu, kalau pun tidak ada yang mendaftar baru kita persilahkan orang luar. Saya rasa orang-orang di Pemprov juga banyak yang berkompeten," ujarnya.
Adapun jabatan yang akan dilelang ini untuk posisi Kadis Pendidikan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kadis Kesehatan, Biro Pembangunan, Kadis Sosial, dan Kepala Bappeda Sulsel.
Selain lelang, Pemprov lanjut Nurdin juga akan melakukan open bidding bagi pejabat definitif eselon II yang ada.
• Sebut Ruben Onsu Lakukan Pesugihan, Abriel Unggah Video Minta Maaf: Ini Reaksi Ayah Betrand Peto
Ini dilakukan agar penempatan pejabat disesuaikan dengan kompetensi dan pendidikannya.
"Agar tak salah langkah, kita akan lakukan open bidding para pejabat," kata Nurdin.
Peleburan organisasi kata dia mengacu pada Perda peleburan organisasi yang baru saja disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.
• Suyuti Yusuf Gantikan Asir Mangopo sebagai Kadis Dukcapil Palopo
Open bidding sendiri digelar Desember 2019, sehingga Januari 2020 Pemprov hadir dengan struktur organisasi baru.
Langkah open bidding, juga mengacu pada aturan penataan organisasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi RI.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Asri Sahrun membenarkan open bidding bagi para pejabat eselon II, atau pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulsel.
• Edward Horas Urus Keuangan Gerindra Sulsel, Dibantu 38 Orang Wakil Bendahara
Terkait dengan open bidding, BKD kata Asri telah melakukannya bagi pejabat eselon III dan IV.
Sebanyak 1700 pejabat eselon III dan IV Pemprov Sulsel, telah di uji kompetensi.
Menurut dia, ini bertujuan untuk mencapai target atau tujuan memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang unggul.
Menurut Asri, bidding pejabat Pemprov ini dinilai sangat penting, untuk melihat kualitas dan kompetensi pejabat itu sendiri.
• Aktor Utama Pembunuhan Mahasiswa Fakultas Hukum UMI Masih Berkeliaran
KASN Belum Izinkan Lelang Jabatan Eselon II Pemprov Sulsel
Lelang jabatan eselon II lingkup Pemprov Sulsel yang belum memiliki pejabat definitif masih menunggu izin Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Hal tersebut diungkapkan Kabid Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Widyawati.
Baca: Iqbal Suhaeb Bakal Lelang Jabatan Eselon II, Ini Syaratnya
Baca: Kendaraan Dinas Pemprov Sulsel Menunggak Pajak Rp 800 Juta
Baca: Buka Desiminasi Penetapan Kawasan Hutan se-Sulawesi, Begini Kata Sekprov Sulbar
"Belum ada izin KASN, sehingga kita belum buka lelang jabatan," ujarnya, saat dikonfirmasi mengenai jadwal lelang jabatan eselon II Pemprov Sulsel, Minggu (8/9/2019).
Berbeda dengan, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani. Saat dikonfirmasi mengenai jadwal lelang jabatan eselon II, mantan Direktur Fakir Miskin Kemensos RI ini mengaku masih menunggu arahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
"Belum, masih menunggu arahan pak Gubernur soal lelang jabatan," ujarnya, via telepon.
Dikethaui, sebanyak 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dijabat oleh Plt, atau jabatan yang akan dilelang diantaranya Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Pendidikan, Inspektorat, Dinas Kehutanan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Sekertaris Dewan DPRD Sulsel, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Biro Umum, dan Biro Pembangunan.
Sebelumnya, Kepala BKD Sulsel Asri Sahrun mengatakan terkait lelang jabatan, pihaknya sedang melengkapi syarat lelang.
Ia menambahkan, setelah izin KASN ia terima pihaknya sesegera mungkin membuka lelang jabatan eselon II.
Ia pun berharap agar lelang jabatan ini segera mungkin digelar.
Pasalnya dengan adanya pejabat definitif pengambilan kebijakan tentu berbeda dengan pejabat sementara.
Baca: Bintang New Girl Zooey Deschanel dan Jacob Pechenik Cerai, Ini Alasannya, dan Profil Zooey
Baca: Diperkuat Syamsuddin Massa, Tim PRF Rajai Podium Maybank Bali Marathon 2019
Baca: 8 Alasan Ini Buktikan Cara Kamu Bermain di Mobile Legends Asal-asalan
"Kita berupaya agar lelang jabatan ini segera digelar," ujarnya.
Asri menambahkan, karena lelang ini digelar terbuka, Pemprov Sulsel tentu siap menerima pendaftar dari luar Pemprov Sulsel.
8 Alasan Ini Buktikan Cara Kamu Bermain di Mobile Legends Asal-asalan
Mode Rank adalah tolak ukur kemampuan pemain Mobile Legends.
Rank adalah pertandingan yang bergengsi di Mobile Legends.
Pemain Mobile Legends yang berhasil memenangkan Mode Rank akan naik peringkat.
Selain banyak hadiah yang akan didapatkan, maka harga diri dari seorang pemain pun akan didapat apabila peringkat semakin tinggi.
Baca: Ling, Hero Assassin Mobile Legends Super Lincah dan Tak Butuh Mana
Baca: Kecanduan Mobile Legends, Bocah Datangi Rumah Janda Muda dan Lakukan Perzinahan
Baca: Baru Gabung di Tim Gamer Mobile Legend, Kaesang Anak Jokowi Ngaku Tak Terima Diperlakukan Gini
Mode Rank biasanya tidak terbuka untuk akun pendatang baru.
Untuk membuka Mode Rank, pemain mencapai level 8 dan memiliki 5 Hero.
Setiap pemain yang pernah merasakan pertarungan di Mode Rank pasti pernah merasa jengkel hingga tidak pernah merasakan peningkatan peringkat.
Mungkin delapan alasan ini menunjukan bahwa cara bermain Mobile Legends kamu salah atau asal-asalan:
1. Hanya Menguasai Satu Hero Saja
Hal ini jelas menunjukan kalau cara main Mobile Legends kamu tidak bernar.
Jika kamu bermain solo, apalagi di dalam Mode Rank, tidak ada jaminan kamu dapat menggunkan Hero favoritmu.
Karena Hero itu bisa saja sudah digunakan pemain lain.
Menguasai banyak Hero di Mobile Legends juga dapat melengkapi komposisi role Hero dalam tim untuk memenangkan pertarungan.
2. Mengabaikan Creep
Jika kamu masih meremehkan creep ada baiknya segera buang pikiran itu jauh-jauh.
Meskipun terlihat kecil dan lemah, creep mampu memberikan damage kepada Turret atau tower maupun Hero yang kamu gunakan.
Selain itu creep sangat berguna untuk meningkatkan Hero di early game.
Jadi selalu amati map, jika ada creep yang terlihat, segera bershikan!
Baca: 5 Fakta Janda Muda Cantik Ajak Bocah 12 Tahun Bersetubuh usai Main Mobile Legends, Kondisinya Kini
Baca: Lylia, Hero Baru di Mobile Legends dengan Sihir Mirip Gabungan Lunox dan Nana
Baca: Lewat Game Mobile Legend, Wanita Ini Mampu Bobol Bank
3. Terlalu Fokus pada Satu Line
Hal yang perlu ingat dalam bermain Mobile Legends, adalah kontrol map yang baik.
Jangan memfokuskan diri hanya di satu line saja.
Kamu harus memahami bahwa map Mobile Legends terbagi kedalam tiga line dan dua hutan.
Kamu harus selalu mengamati temanmu sedang butuh bantuan.
Jadi jika kamu masih terlalu asik di satu line saja, siap-siap abadi di rank bawah.
4. Menyalahkan Pemain Lain
Mobile Legends adalah sebuah permainan tim.
Kalian harus saling menjaga komunikasi satu sama yang lain dengan baik, agar dapat mencapai sebuah kemenangan.
Satu hal yang harus kamu ingat, jangan pernah menyalahkan apalagi sampai kamu melontarkan kata-kata kasar kepada tim.
Selain akan merugikan tim mu sendiri, belum tentu cara mainmu sudah benar.
Baca: Beginilah Cara YS Bobol Bank hingga Rp 1,8 M Demi Game Mobile Legend, Ternyata Alasannya Karena Ini
Baca: 2 Remaja Tewas Mengenaskan saat Asik Main Game Mobile Legend di Bawah Pohon, Tersambar Petir
5. Build Item yang Kurang Sesuai
Build Item sangat penting di Mobile Legends, pemain harus jeli mengkombinasikan item yang akan digunkan.
Jangan memberikan item yang tidak sesuai! Misal Hero bertipe mage diberikan item peningkatan serangan fisik seperti Demon Hunter Sword ataupun Corrosion Scythe.
Keberadaan item itu tentu tidak terlalu berguna. Selain itu, pertahatikan juga skill yang dimiliki Hero.
Intinya, pemain harus mengenal Hero dan potensinya untuk menentukan item.
6. Mudah Menyerah
Jangan begitu saja menyerah apalagi melakukan AFK.
Sesulit apapun keadaannya pasti ada sedikit celah untuk menang.
Fokus dan terus menjaga komunikasi dengan anggota tim.
Jangan lupa Mobile Legends hanyalah game.
Baca: 6 Hero Penangkal Serangan Esmeralda di Mobile Legends, Mana Jagoanmu?
Baca: Jangan Asal-asalan, Berikut 5 Tips Beli Hero di Mobile Legends
7. Mencoba Hero Saat Rank
Hindari hal yang satu ini jika kamu tidak ingin merugikan pemain lain.
Mencoba Hero di Mode Rank adalah kesalahan besar.
Jika ingin mencoba Hero, mainkan di mode classic.
8. Bermain Tanpa Kenal Waktu
Melakukan sesuatu dengan berlebihan bukanlah hal yang baik.
Kamu perlu sedikit beristirahat, menenangkan pikiran dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Jangan sampai hobi kamu bermain Mobile Legends membuatmu menjadi seorang jomblo abadi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sulawesi-selatan-m-nurdin-abdullah.jpg)