Pembunuh Mahasiswa UMI Ditangkap

Dekan FTI UMI Zakir Sabara H Wata: Zero Tolerance Terhadap Tindakan Kekerasan

Dekan Fakultas Teknologi Industri pada Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ), Zakir Sabara H Wata Dr Ir MT IPM ASEAN Eng mengaku

Dekan FTI UMI Zakir Sabara H Wata: Zero Tolerance Terhadap Tindakan Kekerasan
DOK FTI UMI
Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata Dr Ir MT IPM ASEAN Eng 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dekan Fakultas Teknologi Industri pada Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ), Zakir Sabara H Wata Dr Ir MT IPM ASEAN Eng mengaku sangat kecewa dan sedih terhadap 2 mahasiswa nonaktif FTI UMI.

Kedua mahasiswa nonaktif tersebut menjadi tersangka dalam kasus penikaman yang menyebabkan Andi Fredi Akirmas atau AFA alias Andi Lolo (21), mahasiswa semester VI Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar meninggal dunia, Selasa (11/12/2019).

Kata Zakir Sabara H Wata, seperti kata peribahasa, "nila setitik, rusak susu sebelanga".

Ulah keduanya sangat mencoreng wajah FTI UMI dan berimbas kepada 2.600-an mahasiswa aktif pada saat ini yang sebagian hebat dan menorehkan prestasi.

"Saya sangat sangat kecewa dan sedih. Di tengah upaya dan kerja keras yang dilakukan seluruh sivitas akademika FTI selama ini untuk membangun ekosistem kampus yang baik dan kreatif serta inovatif tiba-tiba rusak dan runtuh akibat ulah bar-bar segelintir ( dua ) mahasiswa tidak aktif," kata Zakir Sabara H Wata kepada Tribun-Timur.com, Jumat (15/11/2019).

"Mereka tidak pernah muncul di fakultas untuk kuliah dan mengikuti kegiatan laboratorium serta kegiatan kemahasiswaan lainnya," katanya.

Zakir Sabara H Wata menganggap, kasus kekerasan melibatkan 2 mahasiswa nonaktif FTI UMI tersebut sebagai ujian berat bagi lembaga dipimpinnya di tengah upaya peningkatan kualitas akademik.

FTI UMI dan FoE University of Malaya Kerja Sama Pertukaran Dosen - Mahasiswa dan Riset

Lebih lanjut, kata Zakir Sabara H Wata, dirinya sebagai pemimpin tertinggi di FTI UMI bertanggung jawab atas segala tindakan mahasiswa.

Namun, segala bentuk tindak kekerasan tidak dapat ditolerir (zero tolerance) apapun alasan dan latar belakangnya.

"Saya mencintai seluruh mahasiswa kami, tapi kami zero tolerance terhadap tindakan kekerasan apapun alasan dan latar belakangnya. Pasti kami akan tegas menjalankan keputusan dan sikap Senat UMI yang dipimpin oleh rektor pada hari ini," kata Zakir Sabara H Wata sekaligus anggota Senat Universitas Muslim Indonesia ( UMI ).

Temukan Frothing Portable, Alumni FTI UMI, UI, Unpad Juara Lagi di Ajang CIP PT Pertamina Lubricants

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved