Klok-Pluim Pemain dengan Kontrak Berdurasi Lama di Indonesia
Ini menjadi preseden baik sebab di musim sebelumnya, sulit bagi sebuah klub mengontrak pemain dengan jangka waktu lama.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kontrak berdurasi panjang mulai berani dilakulan klub di Indonesia.
Ini menjadi preseden baik sebab di musim sebelumnya, sulit bagi sebuah klub mengontrak pemain dengan jangka waktu lama.
• Ini 5 Inovasi Luwu Utara Masuk Top 50 KIPP Sulsel
• Pra PON XX Pencak Silat 2019, Sulbar Kirim 17 Atlet Pencak Silat ke Jakarta
Dilansir akun media sosial Instagram @trasfermartk.pemain, ada 10 pemain top kontrak di Liga 1 Indonesia 2019.
Dua nama teratas disemarkan dua gelandang andalan PSM Makassar Marc Anthony Klok dan Wiljan Pluim. Klok dikontrak hingga 2023 dan Pluim dikontrak hingga 2021.
Masih ada satu pemain yang dikontrak panjang PSM Makassar, yakni Ezra Walian dikontrak hingga 3,5 tahun di pertengahan kompetisi. Artinya Ezra dikontrak hingga 2022 mendatang.
Bagaimana klub lainnya? Persib Bandung menempatkan tiga pemainnya Kim Kurniawan dan Adri Idrus hingga 2021 serta Kuipers dipagari hingga 2020.
• LO Festival Maradika Mamuju 2019 Dibekali Pemahaman Tentang Budaya dan Etika
• INILAH Identitas RMN Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Siapa Sangka Ini Pekerjaannya
Selebihnya yang dikontrak hingga 2020 yakni Spasojevic dan Lilipaly dari Bali United, Xandao (Persija), Rizky Pora (Barito Putra) dan Artur Cunha (Arema FC).
Klub lain urung niat, tidak stabilnya neraca keuangan klub, ketidakpastian berlangsungnya liga di Indonesia, dan regulasi yang berubah-ubah, disinyalir menjadi faktor utama mengapa hampir semua klub di masa lalu cuma memberi kontrak satu musim bagi pemain.
Akibatnya alih-alih harus menambal seperlunya lubang-lubang dari skuat sebelumnya, sebuah tim harus merombak, menyusun kembali dari awal sebuah kesebelasan.
Ini menjadi alasan kenapa konsistensi performa klub menjadi barang langka di Indonesia.
Namun melihat pergerakan di bursa transfer sejauh ini, mengindikasikan adanya perubahan dan perbaikan, sekalipun masih hanya dilakukan oleh segilintir klub, setidaknya ini menjadi pertanda baik bagi klub secara khusus dan liga secara keseluruhan.
CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) Munafri Arifuddin mengatakan, terkait kontrak jangka panjang dan transfer pemain masih tabuh di Indonesia.
• Situs Pendaftaran CPNS 2019 https:// sscasn.bkn.go.id sscn.bkn.go.id Error dan Cara Buat Akun Login
"Makanya, kami massivkan dan sosialisasikan hal tersebut, sehingga atmosfer liga di Indonesia sama seperti di liga Eropa," kata Appi sapaannya belum lama ini.
Ia menilai, perekrutan pemain muda tengah menjadi proyek serius PSM Makassar.
Hal ini tidak lain demi peremajaan dan target jangka panjang tim.
"Kolaborasi pemain senior dan pemain muda di PSM, kita harap menghasilkan prestasi,” kata Appi.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemain-psm-makassar-wiljan-pluim-mengg.jpg)