Sengketa Lahan di Gowa Berujung Maut

Kronologi Paman Sembelih Ponakan Gara-gara Lahan di Biringbulu Gowa

Kronologi Paman Sembelih Ponakan Gara-gara Lahan di Biringbulu Gowa. Tempat kejadian perkara di sebuah kebun, Sonra Dusun Pangangpusang

Kronologi Paman Sembelih Ponakan Gara-gara Lahan di Biringbulu Gowa
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Rumah rumah duka, Daeng Sampara Bin Dading yang menjadi korban pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa. 

Kronologi Paman Sembelih Ponakan Gara-gara Lahan di Biringbulu Gowa

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Gara-gara Sengketa Lahan, seorang paman tega menghabisi nyawa keponakannya sendiri di Kabupaten Gowa.

Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 08:00 Wita Senin (11/11/2019) pagi tadi.

Tempat kejadian perkara di sebuah kebun, Sonra Dusun Pangangpusang Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa.

 RESMI DIBUKA Pendaftaran CPNS 2019 Cek Syarat & Dokumen SMA SMK Sederajat, Kemenkumham 3.532 Formasi

 Diskon Super Gila-gilaan 11-11, Bukalapak Tawarkan Barang Rp 11 hingga Diskon 90 Persen

 Link Resmi Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id: Panduan & Tata Cara Daftar, 6 Dokumen Wajib

Korban bernama Daeng Sampara Bin Dading (40). Sementara pelaku bernama Haji Saju (60). Keduanya masih satu rumpun keluarga.

Kepala Desa Taring Abdul Azis Gassing menuturkan, pelaku dan korban sudah lama memiliki sengketa lahan.

Lahan itu adalah tanah garapan yang sudah dikuasi pelaku sejak 16 tahun terakhir. Dalam dua tahun terakhir, tanah itu rupanya bersengketa dengan korban.

Namun belum ada kesepakatan ataupun solusi dari masalah lahan itu.

Ibunda korban, Nia bersepupu satu kali dengan istri pelaku, Hj Saling. Ibu kandung korban tinggal sekampung dengan pelaku.

Aziz selaku kepala desa mengaku sudah beberapa kali mencoba memediasi keduanya. Mediasi terakhir dilakukan pada dua pekan lalu.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved