Sengketa Lahan di Samata, Seorang Warga Terkena Anak Panah di Samping Perut
Peristiwa itu sempat viral di media sosial setelah video evakuasi korban beredar luas.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNGOWA.COM, SUNGGUMINASA — Seorang pria berinisial AYI menjadi korban pembusuran (dipanah) di daerah Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (28/5/2026).
Korban terkena anak panah pada bagian lambung sebelah kiri saat berada di dekat Warkop Azzahra, Jalan Paraikatte, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Akibat kejadian tersebut, AYI mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu sempat viral di media sosial setelah video evakuasi korban beredar luas.
Dalam rekaman tersebut, korban terlihat dievakuasi menggunakan mobil pikap oleh warga untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gowa, Andi Muhammad Alfian, mengatakan dugaan penganiayaan itu dipicu persoalan sengketa lahan.
“Diduga karena persoalan sengketa tanah,” ujar Alfian saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat terduga pelaku memasang patok di lokasi lahan yang juga diklaim sebagai milik korban.
Korban kemudian mencabut patok tersebut hingga memicu cekcok di lokasi kejadian.
Situasi kemudian memanas dan berujung dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban.
“Salah satu terduga pelaku melontarkan anak panah dan mengenai tubuh korban,” jelasnya.
Anak panah tersebut mengenai bagian lambung sebelah kiri korban hingga menyebabkan luka.
Di Sulawesi Selatan, panah yang dibuat dari paku atau terali motor, populer dengan sebutan busur.
Usai terkena busur, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
“Sementara korban masih dirawat di rumah sakit,” katanya.
Polisi yang menerima laporan kejadian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.
Selain melakukan olah TKP, petugas juga telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait insiden tersebut.
Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.
“Pelakunya masih dalam pengejaran,” pungkas Alfian.(*)
| Saribanong Nenek 61 Tahun Pengepul Botol Plastik di 3 Kanal Timur Kota di Makassar |
|
|---|
| Wawan Ajak Warga Gowa Jadikan Iduladha Momen Peduli Sesama dan Entaskan Kemiskinan |
|
|---|
| Salat Idul Adha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Dua Pendemo yang Ditangkap di Depan Lapas Bollangi Positif Narkoba |
|
|---|
| Gowa Dapat Sapi Kurban Satu Ton dari Presiden Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pembusaran-di-samata-akibat-sengketa-lahan-2.jpg)