Ikadi dan Sadaqa Gelar Workshop Menghafal Alquran Metode Gaza

Workshop ini dihadiri Direktur Lembaga Sadaqa Afwan Riyadi, bersam tim didampingi Perwakilan Pemerintah Kota Makassar.

Ikadi dan Sadaqa Gelar Workshop Menghafal Alquran Metode Gaza
Ist
IKADI Dan SADAQA Gelar Workshop Menghafal Alqur'an Metode Gaza 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Sadaqa bersama Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Makassar, menggelar Workshop menghafal Alquran Metode Gaza di Hotel Harper Jl. Perintis Kemerdekan Km. 15 pada hari Ahad 10/11/2019.

Workshop ini dihadiri Direktur Lembaga Sadaqa Afwan Riyadi, bersam tim didampingi Perwakilan Pemerintah Kota Makassar.

ini merupakan kunjungan pertama Tim Sadaqa di kota Angin Mamiri.

VIDEO: Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Rumah Warga di Palanro Barru

Cari Ketua Baru, HPMM KOM UMI Enrekang Gelar Muskom di Makassar

Besok Pendaftaran CPNS 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Buka 705 Formasi, Terima SMK

Sadaqa merupakan lembaga kemanusiaan yang berpusat di Jakarta, yang menghimpun bantuan untuk saudara yang ada di Gaza Palestina.

Workshop ini diikuti oleh ratusan jamaah yang berasal dari beberapa majelis taklim, yang ada di kota Makassar, guru-guru Sekolah Islam, dan TPA.

Tujuan Workshop ini adalah untuk membantu para guru-guru dalam lebih memahami metode Tahfidzul Quran ala Gaza.

Ikadi dan Sadaqa, mendatangkan ulama dari Palestina yang bernama Syeikh Anwar Yacob, sekaligus pemateri dalam workshop ini.

Pemateri yang lain dalam Acara ini dibawakan oleh Ustad Andi Hadi Ibrahim Baso, yang juga selaku ketua IKADI.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso, mengatakan sengaja mendatangkan Syekh Anwar Yacob.

"Kita sengaja mendatangkan syeikh Anwar untuk memperkenalkan bagaimana metodologi menghafal Alqur'an" katanya.

Ia menambahkan, bahwa ditengah konflik di Gazapun bisa menghasilkan 200 orang penghafal Alqur'an sebulan.

Salah satu isi materi yang dipaparkan dalam workshop menghal Alquran ini diantaranya harus dimulai dengan niat yang benar, setelah itu berdoa.

Kemudian hal yang mesti dilakukan seorang tahfidz adalah tinggalkan maksiat, terus fokus, kemudian sabar dan tidak tergesa-gesa.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved