Hujan Sejam, Rumah Warga di Tallo Makassar Digenangi Air Kotor dan Hitam

Kejadian ini terjadi di Jl Teuku Umar Raya RT 1 RW 2 tepat depan SD Kaluku Bodoa, Kelurahan Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar.

Hujan Sejam, Rumah Warga di Tallo Makassar Digenangi Air Kotor dan Hitam
darul/tribun-timur.com
Air got merembes ke dalam rumah warga di Jl Teuku Umar Raya, Kelurahan Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pascahujan, air got merembes masuk ke rumah warga, Kamis (7/11/2019) petang.

Kejadian ini terjadi di Jl Teuku Umar Raya RT 1 RW 2 tepat depan SD Kaluku Bodoa, Kelurahan Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar.

Pantauan tribun sekitar pukul 17.05 Wita, beberapa rumah warga di Jl Teuku Umar Raya itu digenangi air got yang merembes.

Booth Motorku Ekspres Penuh Sesak Diserbu Konsumen di Honda Bikers Day

Berhubungan Intim Bertiga dengan Siswa SMK Hingga Pegawai Kontrak dan Guru ini Dibekuk

Putusan Komdis Laga Persebaya vs PSM Dijadwal Ulang, Ketua KVU: Rugi!

Seperti Hj Te'ne (69), air got tiba-tiba saja merembes masuk ke rumahnya. Kekadian ini setelah hujan deras pukul 15.40 Wita.

"Ini air got semua ini karena warnanya kan hitam dan berbau," ungkap Hj Te'ne kepada tribun saat ditemui sedang bersih-bersih.

Menurut warga, air got berwarna hitam ini tiba-tiba saja merembes ke dalam rumah mereka, karena drainase atau got tertutup.

"Lihat saja itu, got tersumbat. Bagaimana saluran air mau lancar, ini baru hujan satu jam, bagaimana kalau sehari," ujar Te'ne.

 Booth Motorku Ekspres Penuh Sesak Diserbu Konsumen di Honda Bikers Day

 Berhubungan Intim Bertiga dengan Siswa SMK Hingga Pegawai Kontrak dan Guru ini Dibekuk

 Putusan Komdis Laga Persebaya vs PSM Dijadwal Ulang, Ketua KVU: Rugi!

Bukan saja rumah Hj Te'ne dan beberapa rumah lainnya yang terkena rembesan air got. Tapi juga rumah ketua RW 1, Hasriati.

Kepada tribun, Hasriati mengaku air got yang merembes masuk ke rumahnya itu setinggi pergelangan kaki orang dewasa.

Menurut Hasriati, air got itu merembes ke beberapa rumah warga karena drainase tersumbat, dan adanya jalanan beton.

"Dtainasenya ini kan kecil dan tersumbat, ditambah tingginya jalanan beton. Akhirnya got tidak bisa berfungsi," ungkap Hasriati.

Kata warga, hal ini baru terjadi tahun ini karena jalan ditinggikan. Untuk itu, warga berharap ada perbaikan drainase. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved