Iuran BPJS Naik Seratus Persen, Warga di Barru Pilih Turun Kelas

Mereka memilih turun kelas setelah adanya kenaikan iuran BPJS, mulai diberlakukan Januari 2020.

Iuran BPJS Naik Seratus Persen, Warga di Barru Pilih Turun Kelas
akbar
Suasana pelayanan di kantor BPJS Barru 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Sejumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Barru, memilih turun kelas.

Mereka memilih turun kelas setelah adanya kenaikan iuran BPJS, mulai diberlakukan Januari 2020.

Salah seorang peserta BPJS Nurdin, mengaku keberatan jika harus menanggung biaya iuran naik dua kali lipat.

Ayu Ting Ting Konser 10 Tahun Berkarya, Janji Ruben Sang Promotor Igun & Raffi Nagita Tak Diundang?

Kunjungi Korban Kebakaran Rajawali Makassar, Deng Ical Salurkan Sembako

FOTO-FOTO: PSM VS Kalteng Putra, Babak Pertama Berakhir 1-1

Menurutnya, warga sangat terbebani dengan kebijakan baru pemerintah tersebut.

"Rencana kenaikan BPJS ini tentu sangat membebani kami, apalagi warga yang kurang mampu," kata Nurdin kepada TribunBarru.com, Rabu (6/11/2019).

Nurdin sendiri selama ini menggunakan BPJS mandiri kategori kelas I.

Namun karena adanya rencana penerapan iuran BPJS dinaikkan, Nurdin memilih untuk turun ke kelas II.

Sebagai peserta mandiri kelas I, Nurdin harus membayar iuran Rp 240 ribu / bulan.

Iuran tersebut untuk dirinya, istri dan satu orang anaknya.

Sementara jika tetap memaksakan menjadi peserta kelas I, maka mulai tahun depan iuran setiap bulannya dipastikan berlipat ganda menjadi Rp 480 ribu per bulan.

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved