Ibrah La Iman Ungkap Radikalisme yang Sesungguhnya Bukanlah Celana Cingkrang Ataupun Cadar

Pihaknya mengatakan bahwasanya itu hanyalah sebatas penampilan, ekspresi, atau mode berpakaian yang sama sekali tidak berbanding lurus dengan aqidah a

Ibrah La Iman Ungkap Radikalisme yang Sesungguhnya Bukanlah Celana Cingkrang Ataupun Cadar
Ibrah La Iman
Akademisi Kota Parepare, Ibrah La Iman 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Salah satu Akademisi di Kota Parepare, Ibrah La Iman meyatakan tanggapannya terkait pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang akan melarang ASN mengenakan celana cingkrang dan cadar saat berkantor.

Pihaknya mengatakan bahwasanya itu hanyalah sebatas penampilan, ekspresi, atau mode berpakaian yang sama sekali tidak berbanding lurus dengan aqidah ataupun paham seseorang.

Giat Jumat Bersih, Kapolda Sulbar Ikut Bersihkan Pantai Manakarra dan Jalan Arteri

Dulu Model Seksi Ini Ditangkap Prostitusi mirip artis PA, Kini Kabarnya Jadi Korban Pemerkosaan?

Siapa Diusung Golkar di Pilkada Luwu Timur 2020? Ini Bocoran Abdillah Natsir

Pemkab Gowa Kenlakan Program Kotaku ke Tim Tekhnik NSUP World Bank

Jelang Hadapi Persebaya, Tim PSM Makassar Tetap Gelar Latihan di Jatim

"Mengenakan celana cingkrang dan cadar hanyalah sebatas penampilan saja. Hal itu terlalu sempit dan tidak bisa dikaitkan dengan radikalisme," kata Ibrah kepada TribunTimur.com, Jumat (1/11/2019) siang.

"Radikalisme itu, ada di pikiran, bukan pada baju atau pakaian," ujarnya.

"Hal itu, bukanlah perbuatan yang dapat merugikan agama maupun negara," paparnya.

Pihaknya juga berharap kepada Menteri Agama yang baru untuk dapat terus melakukan investigasi perihal dugaan suap beli jabatan Rektor di Indonesia, dalam naungan Kementerian Agama khususnya, di masa Menteri Agama yang lalu.

"Radikalisme yang sesungguhnya adalah sikap korup yang banyak dilakukan oleh petinggi-petinggi Perguruan Tinggi Agama," urainya.

Akademisi Kota Parepare, Ibrah La Iman
Akademisi Kota Parepare, Ibrah La Iman (Ibrah La Iman)

"Semoga saja itu tidak ada terjadi di Sulawesi Selatan, khususnya di Parepare," harap Ibrah.

"Langkah dan niat baik Menteri Agama tetap kita apresiasi dan dukung dalam memberantas radikalisme, namun sebaiknya fokus pada esensinya bukan pada bungkusnya," tutup akademisi sekaligus saudagar muda Kota Parepare, Ibrah La Iman.

Laporan wartawan TribunParepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved