Soal Warga Protes ADD Turatea Jeneponto, Kasatreskrim: Selesai Pilkades Kita Lanjut Lidik

Namun menurut Boby, untuk sementara lidik yang dilakukan polisi dihentikan karena memasuki masa pemilihan kepala Desa.

Soal Warga Protes ADD Turatea Jeneponto, Kasatreskrim: Selesai Pilkades Kita Lanjut Lidik
ikbal/tribunjeneponto.com
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman 

Terkait dugaan penyelewengan dana desa, Lembaga Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi berharap, aparat penegak hukum kepolisian dan kejaksaan bisa responsif.

"Aparatur penegak hukum harus responsif terhadap laporan masyarakat," kata aktifis ACC, Hamka, beberapa waktu lalu.

Menurut Hamka, aparat semestinya serius dalam melakukan pengusutan, dan point terpenting pengusutan harus transparan.

"Jangan ditutup-tutupi laporan ini, karena kami akan terus memantau juga. Untuk itu aparat mesti bertindak cepat," lanjutnya.

Badan pekerja ACC memantau beberapa temuan seperti, APBDes tidak gambarkan kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya.

Juga, pada penggunaan anggarannya dan pertanggunggungjawaban APBDes kurang transparan, sehingga rawan di manipulasi.

Untuk itu, ACC mengapresiasi masyarakat yang berani melaporkan adanya indikasi dan dugaan korupsi desa masing-masing.

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkari

 

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved