Iuran Naik, Ketua HMI Jeneponto Nilai BPJS Kesehatan Semakin Membebani Masyarakat

Iuran Naik, Ketua HMI Jeneponto Nilai BPJS Kesehatan Semakin Membebani Masyarakat

Iuran Naik, Ketua HMI Jeneponto Nilai BPJS Kesehatan Semakin Membebani Masyarakat
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Ketua HMI Jeneponto Amrullah Serang saat aksi memperingati hari sumpah pemuda, Senin (28/10/2019) siang. 

Iuran Naik, Ketua HMI Jeneponto Nilai BPJS Kesehatan Semakin Membebani Masyarakat

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jeneponto Amrullah Serang menilai BPJS Kesehatan gagal dan tak dibutuhkan lagi.

Menurutnya, jaminan yang diperoleh lewat BPJS Kesehatan jauh dari harapan rakyat.

Ditambah kenaikan Iuran yang semakin membebani rakyat pengguna BPJS Kesehatan tersebut.

"Kenaikan iuran BPJS adalah sistem kapitalis dalam negara. ini pasti semakin membebani masyarakat," kata pria yang akrab disapa Aroel tersebut, Rabu (30/10/2019) siang.

Baca: Siapa Calon Kapolri Idham Azis Pengganti Tito Karnavian? Pernah Buru Tommy Eks Ipar Prabowo Subianto

Baca: Selain Putri Anggota TNI Peluk, Temani Mayat Ibunya di Makassar, Ada Juga Bayi 7 Bulan di Surabaya

Baca: LENGKAP Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id 11 November, Syarat, Dokumen,Cara Daftar di SSCASN

"Jaminan memperoleh kesehatan lewat BPJS jauh dari harapan rakyat, saya anggap BPJS Kesehatan telah gagal dan tidak dibutuhkan lagi jadi seharusnya dibubarkan, bukan malah dinaikkan," tegasnya.

Diketahui, Pemerintah resmi menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atu BPJS Kesehatan pada tahun depan.

Ini menyusul ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Perpres tersebut ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Kamis, 24 Oktober 2019, dan sudah diunggah ke laman Setneg.go.id.

Kenaikan iuran terjadi terhadap seluruh segmen peserta.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved