Bocah EAB yang 3 Hari Bersama Mayat Ibunya Alami Demam, Kapolda Sulsel Bawakan Boneka
Mas Guntur Laupe hadir didampingi istri yang juga ketua Bhayangkari Sulsel Anneke Mas Guntur Laupe.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menjenguk EAB, bocah dua tahun yang dirawat di RS Bhayangkara, Jl A Mappaodang, Makassar, Rabu (30/10/2019) sore.
Mas Guntur Laupe hadir didampingi istri yang juga ketua Bhayangkari Sulsel Anneke Mas Guntur Laupe.
Saat tiba, Mas Guntur dan Anneke disambut kepala RS Bhayangkara Makassar, Kombes Pol Dr Farid Amansyah dan Kepala Staf Brigade Infanteri Para Raider 3 Kostrad, Letkol Inf Susilo.
Baca: Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Siap Bertarung di Pilwakot Solo: Gerindra & PDIP Kian Mesra
Tiba di ruang VVIP ruang Walet lantai 4 RS Bhayangkara, rombongan Mas Guntur Leupe bersama istri Anneke, tampak memberikan hadiah berupa boneka beruang kepada EAB.
EAB sontak membuka boneka warna pink yang masih terbungkus plastik itu.
Selain itu, Mas Guntur dan Anneke yang juga didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani juga terlihat menghibur EAB dengan mengajaknya bermain.
Baca: Penemuan Mayat Laki-laki Gegerkan Warga Desa Pattimpa Bone
Pada kesempatan itu, Mas Guntur kepada Karumkit Bhayangkara Kombes Pol Farid Amansyah menanyakan kondisi terbaru EAB.
"Bagaiamana kondisinya sekarang dok?" tanya Mas Guntur.
Dr Farid Amansyah pun menjawab," Siap jenderal, tadi sempat demam, tapi sekarang sudah menurun," jawab Farid.
Baca: Ini Janji Fitri Handari, Istri Idham Azis Saat Sang Suami Jabat Kapolri Ganti Tito Karnavian
Beberapa saat jelang meninggalkan ruang perawatan, Mas Guntur dan Anneke pun mencari ayah EAB Koptu KB yang berada di luar ruangan.
"Bapaknya mana, bapaknya?" ucap Anneke sambil mengarahkan wajahnya ke pintu kamar.
Sang ayah yang mengenakan celana training olahraga dan kaos kerah hitam ungu pun memasuki ruang perawatan.
Baca: Puluhan Warga Bonto Matene Maros Keracunan Makanan di Pesta Pernikahan
Tampak Koptu KB mengespresikan raut wajah haru melihat putri sulungnya (EAB) itu dikunjungi banyak pejabat.
"Yang jelas kunjungan saya untuk memberikan motivasi kepada keluarga, terutama anak yang baru berumur 2 tahun (EAB) untuk diberhentikan traumanya atau trauma healing," kata Mas Guntur Laepe sebelum meninggalkan RS Bhayangakara.
Trauma healing itu, kata Mas Guntur bertujuan untuk kembali memulihkan psikis EAB yang tiga hari menemani jasad ibunya (Marni) yang ditemukan tewas di dalam kamar kos, Jl Bontonompo, Senin lalu.
Baca: Tenaga Kontrak Mogok Kerja, DPRD Mamasa Sidak RSUD Kondosapata, Ini Temuannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolda-sulsel-irjen-pol-mas-guntur-laupe-didampingi-istri-yang-jua.jpg)