Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasca Tembok Roboh Akibat Banjir, Begini Kondisi Stadion Mini Turatea Jeneponto

Stadion Mini Turatea berada di Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Sudirman
ikbal/tribunjeneponto.com
lapak penjual es buah disisi stadion Mini Turatea Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (29/10/2019) lalu. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - stadion Mini Turatea Jeneponto, belum kunjung diperbaik pasca dilanda banjir.

Stadion Mini Turatea berada di Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Saat terjadi banjir, tembok bangunan ikut roboh.

Viral di Facebook Video Wanita Muda Buka Pakaian di Jalan Sambil Teriaki Sopir Taksi, Kronologi

Atlet Muda Berprestasi Gowa Dianugerahi Penghargaan, Siapa Saja?

Jadi ARMY Garis Keras, Luna Maya Rela Datangi Empat Negara Ini untuk Nonton BTS

Pantauan awak Tribun, Selasa (29/10/2019) siang, hanya ada perbaikan pada dibagian tribun penonton

Sementara lapak penjual es buah yang dulunya berada di pinggir jalan, kini mulai masuk mendekati area stadion.

Di dalam stadion nampak beberapa ekor kambing memakan rumput stadion yang masih segar.

Diketahui, stadion kebanggaan masyarakat Butta Turatea ini dibangun sejak (18/2/1985) lalu. 

Hal itu nampak diplakat yang ditempel di sudut tribun penonton.

Sarana monumental ini dibangun karena dorongan semangat 45 yang dipersembahkan kepada generasi bangsa secara berkesinambungan.

Stadion ini atas prakarsa bupati Drs H Palangkey Dg Lagu dan diresmikan gubernur saat itu.

Tahun 2017 stadion ini mendapat rehabilitasi dari sumber anggaran pendapatan belanja daerah (DAU) sebesar Rp 443.227.000.

Link Live Streaming Persebaya Vs PSS Sleman, Tayang Malam Ini

VIDEO: 10 Fakta Idham Azis Calon Tunggal Kapolri Pengganti Jenderal Tito Karnavian

Prediksi Susunan Pemain PSM vs Bhayangkara FC dan Link Live Streamingnya

Beberapa waktu lalu, Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin, mengaku akan berusaha memperbaiki stadion dengan dana swadaya.

"Pembangunan stadion ini di bangun tanpa APBD karena dibangun melalui swadaya masyarakat di jaman bupati Palengkey dg Lagu," kata Syafruddin, Kamis (7/3/2019) beberapa bulan lalu.

"Karena itu, kita akan berusaha untuk memperbaikinya juga tanpa menggunakan APBD tapi melalui swadaya masyarakat," tandasnya.

Berdasarkan data olohan posko terpadu penanggulangan bencana Jeneponto, estimasi kerugian stadion mini turatea mencapai Rp 2 Milyar. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved