BKKBN Arahkan Penyuluh Tamatan SMA Kuliah di Unhas
Acara ini dihadiri Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Direktur dan Ketua Lembaga, serta Dekan lingkup Unhas.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan menggandeng Universitas Hasanuddin dalam peningkatan jenjang pendidikan para penyuluhnya.
Kesepakatan kerjasama itu tertuang dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat A, lantai IV gedung Rektorat Unhas, pada hari Selasa (29/10/2019) siang.
Acara ini dihadiri Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Direktur dan Ketua Lembaga, serta Dekan lingkup Unhas.
Sedangkan BKKBN hadir Kepala BKKBN Sulsel, Rini Riati Kajohari serta jajarannya.
PKB Isyaratkan Dorong Kader NU di Pilwali, Uso Bilang Begini
Renang di Infinity Pool Karebosi Condotel, Gratis Pizza
Begini Kondisi Terbaru EAB, Bocah 2 Tahun yang Dampingi Mayat Ibunya Selama 3 Hari
Kepala BKKBN Sulsel menyebut sejak dua tahun yang lalu, BKBBN menerima penyuluh dengan tingkat pendidikan yang bervariasi, mulai dari SMA sampai S3, namun kebanyakan SMA.
Namun dengan adanya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 21 tahun 2017 bahwa pendidikan minimal D3.
Dengan demikian, SDM penyuluh yang berstatus tamatan SMA itu berusaha juga meningkatkan status pendidikannya.
Rini Riati juga mengatakan bahwa saat ini ada beberapa pegawai dan penyuluh yang telah mendaftar perguruan tinggi lain.
PKB Isyaratkan Dorong Kader NU di Pilwali, Uso Bilang Begini
Renang di Infinity Pool Karebosi Condotel, Gratis Pizza
Begini Kondisi Terbaru EAB, Bocah 2 Tahun yang Dampingi Mayat Ibunya Selama 3 Hari
Harapannya, dengan adanya MoU ini maka pegawai BKKBN ini dapat diarahkan ke Unhas untuk melanjutkan pendidikannya.
Unhas telah memiliki akreditasi yang memadai, apalagi tersedia program studi yang dapat sesuai dengan kebutuhan institusinya.
“Mudah-mudahan kerja sama ini menjadikan kita lebih baik lagi, terutama teman-teman penyuluh agar bisa menyampaikan pesan secara profesional kepada masyarakat, agar masyarakat kita bisa mengendalikan penduduk mulai dari bawah,” harap Rini.
Sementara itu Prof Dwia menyebut Unhas telah melakukan kerjasama dengan BKKBN Pusat.
Maka menurutnya sudah menjadi kewajiban Unhas untuk memperkuat BKKBN Provinsi.
"Unhas telah membuka sekolah-sekolah vokasi, maka nantinya akan didesainkan pula program khusus untuk para penyuluh-penyuluh dari BKKBN sesuai dengan skill yang diperlukan dan output yang diinginkan," ujarnya.
Prof Dwia menambahkan nantinya kerjasama tersebut menelurkan penyuluh-penyuluh yang terampil dan memenuhi kualifikasi jaman sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bkkbn-arahkan-penyuluh.jpg)