VIDEO ILC Tadi Malam: Lewat Dahnil & Ngabalin, Said Didu Titip Pesan ini ke Prabowo dan Jokowi
ILC Tadi Malam: Lewat Dahnil & Ngabalin, Said Didu Titip Pesan ini ke Prabowo dan Jokowi
Menurutnya, jika Jokowi dan Prabowo gagal menunjukkan hasil kerja yang baik, maka dampaknya akan sangat besar.
"Jadi kalau ini gagal, dampaknya terhadap bangsa ini sangat besar," ucap Said.
Menurutnya, politik akan mendapat dampak paling besar jika Jokowi dan Prabowo gagal menunjukkan tujuan keduanya bergabung adalah untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kekuasaan.
"Jadi kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo gagal menunjukkan bahwa memang dia bersatu untuk memperbaiki rakyat tanpa melihat partai maka politik kita sudah akan hancur," kata Said.
Ia melanjutkan, tidak diperlukan lagi pilpres jika keduanya memang bersatu untuk kepentingan kekuasaan.
"Karena apa? Partai politik sudah tidak percaya lagi, pilpres enggak usah ada lagi, enggak ada gunanya kok mereka mau pesta pora," ujar Said.
Said lantas menyinggung tentang pernyataan Effendi Ghazali yang menyebutkan bahwa fenomena oposisi masuk dalam kabinet hanya terjadi di Indonesia.
"Tadi Prof Effendi Ghazali menyatakan tidak ada teorinya, betul tidak ada teorinya, jadi siapa tahu kita menciptakan teori baru," ucap Said.
Baca: Video Syur Mirip Dirinya Viral di WhatsApp (WA), Gisel: Wijin Juga Tahu, Dia Tahu itu Bukan Saya
Baca: Faizal Assegaf Sebut Gus Mus Takabur karena Dukung Susi Jadi Menteri Jokowi, ini Reaksi Pak Kiai
Simak video selengkapnya berikut ini menit 6.58:
Dalam kesempatan yang sama, Said Didu sebelumnya juga menyinggung tentang Pilpres 2019.
Seperti diketahui, Prabowo dan Jokowi sempat bersaing memperebutkan kursi presiden dalam Pilpres 2019 lalu.
Said Didu mengaku menghormati keputusan Jokowi menjadikan mantan rivalnya di Pilprs 2019 lalu itu sebagai menteri.
Menurutnya, dalam menjalankan keputusan tersebut Jokowi dan Prabowo sama-sama berkorban.
"Saya menghormati bahwa keduanya sama-sama berkorban, Jokowi dan Prabowo dua-duanya juga bekorban, Jokowi dimaki-maki, Prabowo juga dimaki-maki. Semua berkorban," ucap Said.
Namun, Said mempertanyakan tentang tujuan keduanya kini bersatu dalam pemerintahan seusai bersaing dalam pilpres.
"Apakah mereka berkorban untuk berpesta sepiring berdua atau kah ingin menyiapkan makanan yang enak kepada rakyatnya? Ini pilihan bagi mereka berdua," ujar Said.