5 FAKTA Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim Eks Bos GoJek yang Kini Jadi Menteri Pendidikan

5 FAKTA Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim Eks Bos Gojek yang Kini Jadi Menteri Pendidikan

5 FAKTA Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim Eks Bos GoJek yang Kini Jadi Menteri Pendidikan
Instagram
Franka Franklin, Istri Menteri pendidikan Nadiem Makarim 

Pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim adalah pengusaha asal Indonesia.

Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 (35 tahun) adalah pendiri serta CEO Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.

Keluarga

Nadiem Anwar Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab.

Nadiem Makarim Dipanggil ke Istana, Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi & Tinggalkan Jabatan CEO Gojek
Nadiem Makarim Dipanggil ke Istana, Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi & Tinggalkan Jabatan CEO Gojek (Tangkapan Layar KompasTV)

Baca: Ada Drama di Balik Bos Gojek Nadiem jadi Menteri Jokowi-Maruf? Jusuf Kalla Bilang Begini

Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Nadiem Makarim menikah dengan Franka Franklin.

Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan, Solara Franklin Makarim.

Pendidikan

Nadiem menjalani proses pendidikan dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002 ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat.

Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.

Bisnis

Tahun 2018 lalu, Nadiem Makarim menduduki urutan ke 150 dalam 150 orang terkaya di Indonesia.

Kekayaan Nadiem Makarim kurang lebih Rp 1,4 Miliar.

Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company.

Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia.

Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.

Saat ini Go-Jek merupakan perusahaan rintisan terbesar di Indonesia. Pada bulan Agustus 2016, perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium yang terdiri dari KKR, Sequoia Capital, Capital Group, Rakuten Ventures, NSI Ventures, Northstar Group, DST Global, Farallon Capital Management, Warburg Pincus, dan Formation Group.

McKinsey & Co (2006-2009)Sekembalinya dari Harvard dengan gelar MBA, Nadiem memutuskan untuk pulang ke tanah air dan bekerja di McKinsey & Co. Nadiem menjadi konsultan McKinsey selama 3 tahun.

Zalora Indonesia (2011-2012)
Nadiem menjadi Co-Founder dan Managing Director Zalora Indonesia pada tahun 2011.

Pada 2012, Nadiem memutuskan keluar dari Zalora untuk membangun startup sendiri, termasuk Gojek yang pada waktu itu memiliki 15 karyawan dan 450 mitra driver.

Dia mengaku telah belajar cukup banyak di Zalora, yang merupakan tujuan utamanya ketika menerima pekerjaan di perusahaan itu.

Di Zalora, Nadiem memiliki kesempatan membangun mega startup dan bekerja dengan sejumlah talenta terbaik di kawasan Asia.

Kartuku (2013-2014)
Sambil mengembangkan Gojek, Nadiem juga menjadi Chief Innovation Officer Kartuku setelah keluar dari Zalora.

Saat awal berdiri, Kartuku tidak ada kompetitor dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia Kartuku kemudian diakuisisi Gojek untuk memperkuat GoPay.

Gojek (2010)
Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia, dengan valuasi Gojek mencapai USD 10 miliar.

Gojek pertama kali berdiri sebagai call centre, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor.

Sekarang, Gojek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.

Nadiem Makarim secara live saat di Istana Negara menyampaikan kepada awak media, sudah tidak memiliki posisi apapun di Go-Jek.

Nadiem Makarim pun sudah membenarkan mendapat tawaran dari Presiden terpilih Joko Widodo menjadi meteri kabinetnya, dan Nadiem menerima.

Namun Nadiem belum memberitahukan posisi menteri apakah yang akan dijabatnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pesona Franka, Istri Nadiem Makarim pada Acara Pelantikan Kabinet Jokowi di Istana

Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved