Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ukir Prestasi di IFSC Climbing Worldcup, 'Spiderwoman Indonesia' Tembus 3 Besar Dunia

Peringkat ini dinilai berdasarkan keikutsertaan atlet dalam kejuaraan dunia IFSC Climbing Worldcup selama tahun 2019, dan prestasi di setiap laga

Editor: Ilham Mulyawan Indra
Instagram: Aries Susanti Rahayu
Aries Susanti Rahayu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Dua atlet panjat tebing Indonesia menduduki peringkat 3 dunia tahun 2019 untuk nomor speed world record putri dan putra.

Mereka adalah Aries Susanti 'Spiderwoman' Rahayu dan Alfian M Fajri.

Baca: Wury Estu Handayani, Mantan Perawat Puskesmas yang Kini Istri Wapres

Baca: Buka Pelatihan Pelatih Bulutangkis, Ini Harapan Sekprov Sulbar

Baca: Hadirkan Andien dan Marcell, Pesta Pernikahan Ketua HIPMI Makassar Dihadiri Pejabat

Baca: Bawa 75 Liter Ballo, Syamsul Diamankan Polres Maros

Baca: Ketua Kelompok Suporter VIP Selatan Apresiasi Penonton Siap Kalah dan Menang

Peringkat ini dinilai berdasarkan keikutsertaan atlet dalam kejuaraan dunia IFSC Climbing Worldcup selama tahun 2019, dan prestasi di setiap pertandingan.

Setiap tahunnya ada 8 seri IFSC Worldcup yang digelar di berbagai negara.

Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018).
Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018). (KOMPAS.COM)

Untuk peringkat 1 speed world record putri diraih oleh atlet asal China, Yi Ling Song dengan jumlah poin 460.

Peringkat 2 dipegang oleh atlet Prancis Anouck Jaubert dengan total poin 355.

Sedangkan peringkat 3 diduduki oleh Aries dengan jumlah poin 333.

Alfian M Fajri (paling kanan)
Alfian M Fajri (paling kanan) (Rilis FPTI)

Selama tahun 2019, Aries mengikuti 6 dari 8 seri kejuaraan dunia.

Spiderwomen Indonesia ini 3 kali masuk final dan 2 kali pulang membawa medali.

Yakni medali perak pada IFSC Worldcup Chongqing 26 April, dan medali emas pada IFSC Worldcup Xiamen 19 Oktober.

Di Xiamen inilah Aries berhasil mewujudkan mimpinya memecahkan rekor dunia panjat speed putri dengan kecepatan 6,995 detik.

Aries Susanti
Aries Susanti (Rilis FPTI)

Sementara itu untuk nomor speed world record putra, peringkat 1 diduduki oleh atlet asal Prancis Bassa Mawem dengan total poin 329.

Peringkat 2 diduduki atlet Rusia Vladislav Deulin dengan jumlah poin 312, sedangkan peringkat 3 diduduki Alfian M Fajri dengan total poin 286.

Sama seperti Aries, selama tahun 2019, Alfian mengikuti 6 dari 8 seri kejuaraan dunia.

Dia 2 kali meraih gelar juara dunia yakni di IFSC Worldcup Chongqing, China, pada 26 April, dan IFSC Worldcup Chamonix, Prancis, pada 11 Juli.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved