Indeks Ketahanan Pangan Indonesia Meningkat Tajam
Melansir data The Economist Intelligence Unit (EIU), capaian Indeks ketahanan pangan Indonesia menuai hasil yang luar biasa.
Selama 2014-2018, total nilai ekspor produk pertanian Indonesia mencapai Rp 1.957,5 Tirliun.
Dengan demikian, Ketut menegaskan akumulasi tambahan nilai ekspor pertanian yang dihasilkan selama 2014-2018 terhadap tahun 2013 mencapai Rp 352,58 Triliun.
Akumulasi tambahan ini lebih besar (109,8%) dari nilai ekspor tahun 2013 yang hanya sebesar Rp 320,9 Triliun.
“Beberapa kebijakan dan program terobosan juga dilakukan Kementan dalam memacu ekspor produk pertanian, seperti kebijakan mempermudah proses eskpor, perbaikan sistem layanan karantina," katanya.
'Membangun kawasan pertanian berbasis keunggulan komparatif dan budaya, peningkatan efisiensi biaya produksi dan daya saing melalui modernisasi pertanian, serta melakukan diplomasi untuk memperluas jenis komoditas dan tujuan pasar ekspor ke negara-negara baru,” tegasnya. (*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/indeks-ketahanan-pangan-indonesia-meningkat-tajam.jpg)