170 Anak Berhadapan Hukum Didomonasi Kasus Curas, BRSAMPK Toddopuli Lakukan ini

Rapat koordinasi yang diikuti, pihak Lapas, TNI, Polri, LSM Penggiat Sosial, phisikolog dan pihak Dinas Sosial itu,

170 Anak Berhadapan Hukum Didomonasi Kasus Curas, BRSAMPK Toddopuli Lakukan ini
muslimin emba/tribun-timur.com
Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Toddopuli Makassar menggelar rapat koordinasi dengan Pihak Terkait dan Perlindungan Sosial AMPK di aula BRSAMPK, Jl Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (12/10/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Toddopuli, Makassar menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait dan Perlindungan Sosial AMPK.

Rapat koordinasi yang diikuti, pihak Lapas, TNI, Polri, LSM Penggiat Sosial, phisikolog dan pihak Dinas Sosial itu, berlangsung di aula BRSAMPK, Jl Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (12/10/2019) siang.

Kepala BRSAMPK Toddopuli Makassar, Kasjungan, menungkapkan, rapat koordinasi itu bertujuan untuk

"Rapat koordinasi ini membahas tentang bagaimana pembinaan anak yang berhadapan dengan hukum. Jadi di sini (BRSAMPK) itu ada beberapa anak titipan dari kejaksaan dan kepolisian," kata Kasjunan.

Anak yang menjalani rehabilitasi sosial di BRSAMPK lanjut, Kasjunan sebanyak 170an anak di bawah umur 18 tahun.

Ke 170 anak itu merupakan pelaku dan korban dari tindak kriminal atau kejahatan yang tengah berhadapan dengan hukum.

"Ada yang terlibat pencurian, pencurian dengan kekerasan, perkelahian, korban pelecehan seksual dan Napza," ujarnya.

170 anak yang menjalani rehabilitasi sosial, didominasi kasus pencurian dengan tindak kekerasan

"Jadi pembinaan yang kita lakukan, itu terutama bimbingan sosialnya. Bimbingan psikologi juga dan bimbingan keterampilan," ungkap Kasjunan

Khusus pembinaan keterampilan, lanjut Kasjunan, anak yang menjalani rehabikitasi sosial dibina dengan keterempilan komputer, las, meubel, otomotif, tata rias, tata boga dan mobiler.

Pihaknya pun berharap, dengan adanya rapat koordinasi itu, dapat memacu peran semua pihak dalam melakukan pemibanaan sosial terhadap anak.(tribun-timur.com).

Laporan wartawan tribun-timur.com, Muslimin Emba.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved