Sempat Diributkan KPU, Anggaran Pilkada Maros Lolos Rp 31,1 Miliar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akhirnya menyepakati anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maros 2020.

amiruddin/tribun-timur.com
Penandatanganan NPHD antara KPU dan Pemkab Maros, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNMAROS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akhirnya menyepakati anggaran Pilkada Maros 2020.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Maros.

NPHD diteken Bupati Maros Hatta Rahman dan Ketua KPU Maros Samsu Rizal.

Penandatanganan digelar di ruang kerja Bupati Maros, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Turikale.

Penandatanganan NPHD baru bisa dilakukan setelah beberapa kali pertemuan antara KPU dan Pemkab Maros.

Baca: PAN Sulsel Pertemukan Dua Kadernya yang Akan Bertarung di Pilkada Maros, Siapa Dia?

Baca: KPU Minta Rp 34 M, Pembahasan NPHD Pilkada Maros Berjalan Alot, Ini Masalahnya

Baca: Alumni Spada 99 dan SMPN Maros Bagi-bagi Air Bersih di Bontoa, Berapa Liter?

Ketua KPU Maros Samsu Rizal menyebutkan, pembahasan NPHD Pilkada Maros sebelumnya berjalan alot.

Menurutnya, pembahasan dilakukan beberapa kali, karena belum adanya kesepakatan antara Pemkab dan KPU Maros.

KPU Maros, awalnya mengusulkan Rp 34 miliar.

Setelah melalui tahap rasionalisasi, anggaran yang disepakati sebesar Rp 31,1 miliar.

"Pada prinsipnya kehati-hatian menggunakan anggaran, sehingga kami beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak Pemkab Maros," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved