Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penebas Imam Masjid Bontosunggu Diperiksa di RS Bhayangkara Makassar

Santa Daeng Sikki (45) selaku pelaku pembunuhan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kota Makassar.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Humas Polres Takalar
Warga Takalar, Mangimbang Daeng Nakku ditebas parang di bawah kolong rumah tetangganya 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pihak Polres Takalar menyampaikan pelaku penebas imam Masjid Bontosunggu Santa Daeng Sikki (45) telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kota Makassar.

“ Tim Dokter RS Bhayangkara sudah menjemput pelaku untuk diperiksa. Kita tunggu keputusan,” kata Kapolsek Polut AKP Hermansyah.

Andmesh Kamaleng Meriahkan Kalla Toyota Sebangsa di Pipo Mal

Ini Isi Cuitan Nyinyir Hanum Rais Soal Penikaman Wiranto: Dosen UGM Sebut Hoaks dan Fitnah Keji

KRONOLOGI Debt Collector Penagih Utang Ditemukan Membusuk, Mayat & Kepala Terpisah

Mau Kredit Motor, Ini 5 Tips dari Assistant Vice President Adira Makassar

Kajari Luwu Baru Erni Veronika Maramba Target Luwu Bebas Korupsi

Perwira polisi tiga melati ini menjelaskan, pemeriksaan oleh tim dokter dilakukan untuk memastikan apa betul pelaku membunuh karena gangguan kejiwaan.

Polisi belum bisa memastikan apakah pelaku mengalami gangguan jiwa, sebelum dapat keterangan dari dokter ahli.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi pembunuhan. Sementara parang yang digunakan pelaku telah diamankan ke Mapolres Takalar sebagai barang bukti.

“Barang bukti sebilah parang yang sempat disembunyikan pelaku telah diamankan ke Mapolres Takalar,” bebernya.

Kejadian nahas ini dilaporkan terjadi di Dusun Bontosunggu Desa Pa'rappunganta Kecamatan Polut Kabupaten Takalar.

Nimbang Sonrong Daeng Mangung (76) yang merupakan tokoh masyarakat sekaligus imam Masjid ditebas sekitar pukul 08.15 pagi.

Ketika itu Sonrong sedang berbaring, namun tiba-tiba ditebas perang hingga leher nyaris putus.

"Menurut keterangan saksi tiba-tiba pelaku datang dari belakang dan langsung menebas leher korban hingga hampir putus dan meninggal dunia di TKP,” beber AKP Hermansyah.

Sementara itu Kepala Desa Pa’rappunganta, Daeng Sira mengungkapkan, pelaku memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Ia keluar dari Rumah Sakit Dadi Makassar sejak tahun 2018 lalu.

Warga Takalar, Mangimbang Daeng Nakku ditebas parang di bawah kolong rumah tetangganya
Warga Takalar, Mangimbang Daeng Nakku ditebas parang di bawah kolong rumah tetangganya (Humas Polres Takalar)

Ketika itu, pihak keluarga memutuskan membawa pulang Santa Daeng Sikki karena dianggap sudah pulih dari gangguan kejiwaan.

"Belakangan penyakit lamanya kambuh lagi. Dia kejar parang sepupunya hingga ditegur oleh korban," beber Daeng Sira.

Menurut Daeng Sira, parang yang digunakan pelaku adalah milik warga di Dusun Bontosunggu. Parang itu baru saja diasah untuk keperluan kebun.

Bahkan kasus serupa pernah terjadi pada tahun 1995 silam. Pelaku ketika itu menebas parang istirnya sendiri.

Diketahui kasus pembunuhan sadis ini telah ditangani oleh Polres Takalar. Pelaku dan barang bukti telah diamankan polisi.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved