Gubernur Sulbar Minta REI Bangun Perumahan Sehat
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulbar
Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, meminta para pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) untuk membangun perumahan yang sehat.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulbar di Hotel Maleo Town Square (Matos), Mamuju, Senin (14/10/2019).
Baca: Muliati Ingin Beri Warna di Kota Makassar
Kata Ali Baal, perumahan yang sehat, tentu sangat didukung dengan kenyamanan lingkungan tempat tinggal, seperti adanya drainase yang tidak mampet, jalan di perumahan luas dan penempatan septik tank yang tepat.
"Membangun perumahaan harus sehat, yang pertama diperhatikan adalah pembangunan jalan perumahan yang tidak sempit. Kemudian drainasenya harus bagus agar tidak terjadi banjir saat musim hujan, serta septik tank juga harus dirancang dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan," ujar Ali Baal.
Baca: VIDEO: Gerakan Indonesia Menari Menggabungkan 6 Lagu Daerah
Ali Baal juga menyampaikan, selaku pemerintah Ia siap membantu dan mendukung program DPD REI Sulbar, agar tercapai tujuan nasional yakni kebutuhan papan atau tempat tinggal.
Ketua DPD REI Sulbar, Asri Tuba mengatakan, selama menjabat sebagai ketua REI Sulbar, dirinya menilai pembangunan perumahan di provinsi ke-33 ini mengalami perkembangan, khususnya rumah subsidi.
Baca: Menggagas Rumah Sakit Tangguh Bencana
Untuk itu, Asri menyatakan, pihaknya akan terus berusaha membantu masyarakat untuk membangunkan rumah subsidi.
Asri berharap, pengurus DPD REI Sulbar yang baru nanti dapat lebih baik dari pengurus sebelumnya.
Baca: Satpol PP Turunkan Pasukan Jaga Keamanan Makassar
"Tugas saya berakhir hari ini selaku Ketua DPD REI Sulbar. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman dan berharap pengurus yang baru dapat lebih baik lagi"ucapnya
Melalui kesempatan itu, ia juga meminta agar perizinan pengembangan properti di Sulbar dapat dipermudah, khususnya pada penerbitan sertifikat bagi anggota REI Sulbar.
Baca: BREAKING NEWS: Jenazah Korban Penikaman Wamena Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin
Gratis Seluruh Biaya di Perumahan Elit Kupa Royal Park Moncongloe Maros Berakhir Besok Malam
TRIBUN-TIMUR.COM - Promo gratis seluruh biaya-biaya untuk KPR di di perumahan elit Kupa Royal Park, di Moncongloe, Maros, akan berakhir, Minggu (22/9/2019), besok malam.
Program promo tersebut akan berakhir seiring ditutupnya ajang Property & Building Material Expo 2019 di Mal Ratu Indah, Makassar.
Selama pameran, beberapa item promo diberikan oleh pengembang Kupa Royal Park yakni Benteng Kupa Group.
Antara lain, bunga 1 persen selama 1 tahun, dana DP hanya Rp 4 juta serta seluruh biaya-biaya untuk KPR.
Tak heran, unit rumah di Kompleks Kupa Royal Park, yang terletak di belakang perumahan Bumi Tamalanrea Permai ( BTP ), laris manis.
Baca: Bunga 1%, DP Rp 4 Juta, Rumah Murah Elit Kupa Royal Park di Moncongloe Maros Diserbu Peminat
Selama pameran yang dimulai pada 18 September 2019 itu, ratusan calon users yang sudah melakukan kunjungan ke lokasi perumahan yang terletak di Kecamatan Moncongloe Lappara, Maros, itu.
Direktur Utama Kupa Royal Park Siti Astafani Anna Chamizan, mengaku senang terhadap respon pengunjung selama pameran.
"Meski bisnis properti belakangan ini agak tertekan, tapi untuk produk kami, demandnya tetap tinggi," kata Fhani, sapaan Astafani.
Baca: Beli Rumah Elit DP Rp 4 Juta, Cicilan Rp 900 Ribu di Kupa Royal Park Moncongloe Maros
Salah satu trik untuk menarik minat konsumen adalah memberikan promo.
"Promo ini tentu menekan margin, tapi itulah cara kami membantu masyarakat memiliki rumah," katanya.
Untuk mendapatkan 1 unit rumah komersil dengan material kelas satu, calon user cukup
membayar down payment atau DP yang Rp 4 juta.
Biaya-biaya lainnya gratis.
Padahal di luar pameran, DP sebesar 10 persen dari harga jual atau sekitar Rp 25 jutaan plus biaya-biaya untuk rumah tipe 42/72.
Di kompleks ini, tengah dibangun sekitar 500 unit rumah untuk tahap pertama.
Ada 2 tipe yang dipasarkan di tahap pertama ini masing-masing type 42/72 dengan harga Rp 255 juta dan type 63/90 yang dipasarkan dengan harga Rp 398 juta.
Untuk cicilan, user mendapatkan promo dengan bunga KPR hanya 1 persen selama 12 bulan pertama (1 tahun).
Dengan demikian, untuk tipe 42/72, dengan DP Rp 4 juta dan tenor 25 tahun, cicilan di tahun pertama hanya Rp 949.800 per bulan.
Lokasi Kupa Royal Park cukup strategis.
Dari kompleks ini, hanya butuh waktu sekira 8 hingga 10 menit saja untuk sampai di RS Wahidin Sudirohusodo dan kampus Universitas Hasanuddin atau Unhas Tamalanrea.
Selain Kupa Royal Park, di pameran ini Benteng Kupa Group juga memasarkan perumahan Griya Dahlan di depan Asrama Haji Sudiang, Buka Mata Residence di Jl Paccerakkang, Graha Hermina di Jl Goaria di Sudiang dan Benteng Mutiara di Pattalassang.
Bayar Tanda Jadi, Sudah Dianggap Beli Rumah
Proses transaksi kepemilikan rumah memang tidak simpel.
Dibutuhkan tahapan-tahapan dan terkait dengan berbagai pihak dan instansi.
Namun, pihak Kupa Royal Park mempermudah para calon user melakukan transaksi tersebut.
Yang mendapat fasilitas promo gratis biaya-biaya dan DP rendah, mereka cuma butuh menyimpan tanda jadi.
"Yang kami anggap transaksi di pameran adalah mereka yang cuma menyimpan tanda jadi Rp 4 juta," kata Fhani.
Fhani memilih menyebutnya "menyimpan tanda jadi" karena jika mereka tidak jadi membeli, uang tanda jadi itu dikembalikan.
Keringanan lainnya, di tahun pertama, user akan mendapat bunga super rendah yaitu hanya 1 persen selama 1 tahun.
Dengan demikian, untuk jika masa KPR 25 tahun, cicicilan perbulan hanya sekitar Rp 949.800.
Untuk masa 15 tahun, hanya Rp1.508.600.
“Kita mengerti bahwa di tahun pertama, user agak berat sebab baru saja mengeluarkan DP dan biaya-biaya lainnya. Makanya, kami subsidi bunga untuk meringankan mereka,” kata Fhani.
6 Lokasi Benteng Kupa
Saat ini Benteng Kupa Group sedang mengelola lokasi perumahan.
Lima kompleks perumahan komersil dan satu perumahan subsidi.
Selain Kupa Royal Park, Benteng Kupa Group juga mengelola perumahan Graha Dahlan di depan Asrama Haji Sudiang, Buka Mata Residence di Jl Paccerakkang, Graha Hermina di Jl Goaria di Sudiang dan Bukit Cahaya Manggala di Jl Nipa Nipa, Antang, Makkassar.
Sedangkan satu lainnya, yakni Benteng Mutiara di Pattalassang.
Namun, untuk rumah subsidi yang dibangun tahsp pertama sebanyaj 450 unit yang dipasarkan sejak Maret 2019 kini sudah punya pemilik alias terjual habis.
"Banyak sekali peminat tapi unit sudah habis. Ada yang sengaja inden dan berharap ada yang batal dan menggantinya," kata penjaga stan Benteng Kupa Group, Winda.
CEO Benteng Kupa Group, Ismail Manda, mengatakan, pada tahap berikutnya akan dikembangkan di atas lahan dengan total luas tanah sekitar 28 hektare.
"Tapi nantinya, tidak semua rumah subsidi tapi mix antara komersil dan bisnis," katanya.
Untuk info selanjutnya, bisa hubungi Fhani melalui telepon atau WhatsApp 081 333 671 777 atau Misbach melalui telepon atau WhatsApp 0813 6868 2310.(rilis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gubernur-sulbar-ali-baal-masdar-abm-hadirii.jpg)