Medis Lanto Dg Pasewang Jeneponto Rayakan Ultah Bocah Penderita Gizi Buruk

Bocah Penderita Gizi Buruk di Jeneponto Rayakan Ulang Tahun, Perawat Hingga Dokter Beri Kado

Medis Lanto Dg Pasewang Jeneponto Rayakan Ultah Bocah Penderita Gizi Buruk
ikbal/tribunjeneponto.com
Resky Adelyia penderita gizi buruk merayakan ulang tahun ke 9 di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, Kamis (10/10/2019) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Medis di Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang Kabupaten Jeneponto merayakan hari kelahiran ke sembilan Resky Adelyia, Kamis (10/10/2019) siang.

Perayaan ulang tahun Resky terbilang sederhana namun tetap khidmat.

Latihan Fisik di Stadion Lapatau Bone, Danramil Kahu Bone Hembuskan Nafas Terakhir

Ranitidin Dilarang Beredar, Dinkes Sidak Dua Apotek di Pangkep

Demi Hasrat Seksual, Pria ini Menjepit Kelamin Pakai Pinset Selama 4 Tahun, Akibatnya

TEREKAM Abu Rara & Fitri Andriana Bersembunyi di Belakang Mobil Sebelum Tusuk Wiranto Videonya Viral

Abdul Wahab Thahir Beberkan Cita-cita untuk Periode Ketiganya di DPRD Makassar

Dokter hingga perawat memberikan kado dan ucapan selamat kepada anak dari pasangan Sawala dan Sattuari itu.

Tak ketinggalan kue khas ulang tahun juga diberikan kepada bocah Rezky.

Dokter spesialis gizi klinik Pasri yang menangani Rezky mengatakan hal ini dilakukan dengan mengundang nutrisionis Puskesmas.

" Iya kita rayakan ulang tahunnya," kata dr Pasri saat dikonfirmasi awak Tribun.

"Sekalian dilepas dan ketemu dengan nutrisionis Puskesmas yang akan melanjutkan pemantauan gizinya," jelasnya.

Pasri menjelaskan Resky merupakan pasien rantau, sebelum masuk rumah sakit bocah yang genap sembilan tahun itu mengalami muntah dan dehidrasi.

Resky Adelyia penderita gizi buruk merayakan ulang tahun ke 9 di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, Kamis (10/10/2019) siang.
Resky Adelyia penderita gizi buruk merayakan ulang tahun ke 9 di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, Kamis (10/10/2019) siang. (ikbal/tribunjeneponto.com)

Bahkan berat badannya hanya tujuh kilogram. " Pasien ini merupakan pasien merantau kasihan. Dia kembali ke Jeneponto 10 hari sebelum masuk rumah sakit, Saat itu dia muntah dan dehidrasi berat. Dengan berat badan 7 kg," tuturnya.

"Bapaknya hanya bekerja sebagai buruh bangunan di Makassar, dan Alhamdulillah hari ini sudah dapat pulang dan berat badan mencapai 11.5 Kg Sudah naik 4.5 kg dengan perawatan 16 hari," tutupnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:


Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved