BPOM Tarik Penggunaan Obat Ranitidin, Begini Respon Dinkes Mamasa
Kata dia, penarikan ranitidin dilakukan karena adanya kajian soal cemaran Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk obat ranitidin.
Tayang:
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
"Kalau tablet ada, tapi yang ditarik itu jenis injeksi," akunya.
Meski demikian, Hajai mengimbau agar masyarakat tidak mengkonsumsi obat tersebut.
Bahkan bukan hanya ranitidin, tetapi Hajai juga berharap agar masyarakat tidak dengan sembarang mengkonsumsi obat tanpa resep dokter.
Selain itu, Hajai juga menyebutkan terkait penertiban bagi apotek yang menjual obat ranitidin, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pihak BPOM Sulbar.
Laporan wartawan @sammy_rexta
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-hajai-s-tanga-1.jpg)