VIDEO: Suasana Rapat Koordinasi TP2AK Enrekang Bahas Pencegahan Stunting

Dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujab Bupati, Senin (9/10/2019).

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang rapat koordinasi Tim Percepatan Anak Kerdil (TP2AK).

Dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujab Bupati, Senin (9/10/2019).

Acara tersebut dihadiri Bupati Enrekang, Muslimin Bando, Kepala Bappeda, H Baba, beberapa kepala OPD dan tim supervisi percepatan stunting.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Enrekang, H Baba, menyampaikan berdasarkan hasil riset saat ini angka stunting Kabupaten Enrekang mencapai 40,5 persen.

Polres Palopo Sumbang Rp 44 Juta untuk Pengungsi Wamena dan Gempa Maluku

Hot Deals The Rinra Tawarkan Harga Super Murah

Pengumuman Ketua Defenitif DPRD Sulsel Ina Kartika Sari Diprotes

Jumlah itu sudah berhasil sedikit menurun dibandingkam tahun 2018 lalu yang mencapai 45,8 persen.

"Tahun ini kita sudah mampu menekan sedikit angka stunting, jika tahun lalu kita berada di angka 45,8 persen tahun ini kita di angka 40,5 persen," kata H Baba.

Ia menjelaskan, Pemkab Enrekang menargetkan tahun 2023 mendatang angka stunting tersisa 19,5 persen.

Jumlah itu sudah berada di bawah target nasional yang dibebankan yakni 19,5 persen.

Polres Palopo Sumbang Rp 44 Juta untuk Pengungsi Wamena dan Gempa Maluku

Hot Deals The Rinra Tawarkan Harga Super Murah

Pengumuman Ketua Defenitif DPRD Sulsel Ina Kartika Sari Diprotes

Untuk itu, pihaknya terus berupaya dalam hal menekan angka stunting di Kabupaten Enrekang.

Salah satunya dengan membuat beberapa aturan yang berkaitan kesehatan untuk dapat membantu pencegahan stunting.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved