Dosen Pembunuh Pegawai UNM Dituntut 14 Tahun Penjara Kotak

Sidang pembacaan tuntutan ini berlangsung di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Selasa (8/10/2019) siang.

Dosen Pembunuh Pegawai UNM Dituntut 14 Tahun Penjara Kotak
ari maryadi
Terdakwa kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar, Wahyu Jayadi (45). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Sidang kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar telah memasuki tahap penuntutan.

Sidang pembacaan tuntutan ini berlangsung di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Selasa (8/10/2019) siang.

Dalam pembacaan tuntutan itu, Wahyu Jayadi (45) dituntut hukuman 14 tahun penjara.

Pemprov Sulbar Siapkan Kendaraan Bekas untuk Kejati, Kok Bisa?

Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto Siap Sodorkan Nama Calon Menteri ke Presiden Jokowi, Asalkan

Perayaan Ulang Tahun Berujung Maut: 2 Mahasiswa Baru UIN Lampung Tewas Tenggelam di Embung Kampus

Jaksa Penuntut Umum, Arifuddin Achmad menyampaikan, dugaan pembunuhan berencana terhadap Siti Zulaeha Djafar tidak terbukti.

Untuk itu, jaksa tidak menerapkan pasal 340 KUHP melainkan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Menurut Jaksa, Wahyu Jayadi mencekik korban secara spontanitas.

Aksi kekerasan ini dilakukan karena Wahyu emosi dan mendengar perkataan kasar dari korban.

"Tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan terencana, sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHP," kata JPU, Arifuddin Achmad.

Lowongan Kerja BUMN PT Pelni Banyak Posisi, Terima Lulusan SMA, Daftar di Link Resmi, Cek Syarat

22 Tahun Bersama Arsenal, Ini Alasan Arsene Wenger Tolak Tawaran Latih Klub Lain di Inggris

Bupati Mamasa Minta Kades Parinding Cari Tahu Jumlah Janda dan Rumahnya

Jaksa menyebut, Wahyu Jayadi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan.

Jaksa pun meminta pengadilan menjatuhkan hukuman pidana penjara 14 tahun dikurangi masa tahanan terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved