FKIP Umpar Pelaksana Diklat Penguatan Kepala Sekolah, Untuk Apa?

Kompetensi tersebut melalui program pendidikan dan pelatihan (diklat) Penguatan Kepala Sekolah (PKS) .

FKIP Umpar Pelaksana Diklat Penguatan Kepala Sekolah, Untuk Apa?
Humas Umpar
Diklat penguatan kepala sekolah, di Kota Parepare, Senin (7/10/2019). 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Parepare (FKIP Umpar) gelar peningkatan kompetensi kepala sekolah.

Kompetensi tersebut melalui program pendidikan dan pelatihan (diklat) Penguatan Kepala Sekolah (PKS) .

Digelarnya diklat ini, sehubungan dengan telah di tetapkannya Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 6 tahun 2018.

Dan dibiayai melalui dana bantuan pemerintah (Banpem) Rp 3.287.425.000, melalui LPPPTK KPTK, untuk 916 peserta di empat kabupaten/kota provinsi Sulawesi Selatan.

Sibuk Sebagai Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu Tetap Aktif Ngajar di Unhas

Pelatih PSM Keluhkan Jadwal Padat Liga 1 Putri 2019

Satpol PP Temukan Pelaku Usaha Ogah Gunakan Alat Rekam Transaksi

Dalam hal ini, Dekan FKIP Umpar, Patahuddin mengataka, narasumber diklat PKS ini, berasal dari widyaswara LPPPK KPTK,.

Juga Instruktur LPMP Provinsi Sulsel, Dosen-dosen FKIP Umpar, dan Pengawas sekolah masing-masing Dinas Kabupaten/Kota.

"Peserta diklat PKS adalah Kepala Sekolah yang sedang menjabat, yang belum memilki STTPP (Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan)," katanya, Senin (7/10/2019) siang.

"Dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah yang telah diangkat sebelum diundangkannya Permendikbud No 6 tahun 2018," lanjut dia.

Peserta pelatihan ini berasal dari Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Toraja Utara.

Jumlah peserta diklat dari Kabupaten Pinrang sebanyak 422 orang, Tana Toraja 208, Toraja Utara 180,  Parepare 106, dengan total peserta 916 orang.

Halaman
123
Penulis: Darullah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved